Home / Nusantara

Fakta di Balik Dugaan Pencemaran Sungai Gonis oleh PKS PT MPL, Hasil Investigasi Lapangan

05 September 2026

SEKADAU, OT - PT MPL membantah keras tudingan yang beredar di media sosial terkait dugaan pencemaran limbah pabrik kelapa sawit yang menyebabkan air sungai keruh dan banyaknya ikan mati di Sungai Nanga Gonis.

Berdasarkan hasil penelusuran langsung di lapangan oleh tim internal perusahaan, sumber pencemaran tersebut bukan berasal dari pipa pembuangan limbah PT MPL, melainkan dari muara Sungai Semaja.

Perwakilan PT MPL, Nainggolan Parhusip, menjelaskan bahwa penelusuran ini dilakukan setelah mendapat laporan dari kepala desa setempat mengenai keluhan warga terkait ditemukannya ikan mati.

 

"Tanggal 13 Juli 2026 kami mendapat telepon dari Pak Kades soal laporan warga. Kami langsung cek lapangan dan menyusuri hilir sejauh 350 meter dari titik intake pipa kami. Di sana tidak ada tanda-tanda air keruh," ujar Nainggolan saat memberikan keterangan kepada awak media di Pasar Baru Sekadau, Sabtu (5/9/2026).

Nainggolan menambahkan, setelah penelusuran dilanjutkan melewati batas 350 meter tersebut, tim baru menemukan sumber air cokelat keruh yang keluar dari muara Sungai Semaja dan bermuara di Sungai Nanga Gonis. Di lokasi titik temu aliran Sungai Semaja itulah warga banyak menemukan bangkai ikan.

Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa pengelolaan limbah cair perusahaan telah dijalankan secara ketat dan sesuai dengan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Air yang dialirkan ke badan air penerima merupakan air olahan dari kolam akhir (kolam sembilan) yang telah memenuhi standar baku mutu.

Manajemen PT MPL menyayangkan adanya narasi yang terkesan menyudutkan dan memaksa perusahaan untuk mengakui tudingan pencemaran tersebut tanpa bukti lapangan yang valid.

"Kami yakin tidak ada kebocoran limbah. Rasa penasaran itu yang membuat kami menyusuri jalur sungai satu per satu untuk mencari asal air keruh tersebut. Akhirnya ketemu, air keruh itu memang keluar dari Sungai Semaja yang bertemu dengan Sungai Nanga Gonis," tegasnya.

 

Dengan ditemukannya fakta penelusuran ini, PT MPL menegaskan bahwa isu pencemaran limbah pabrik yang dialamatkan kepada pihak perusahaan adalah tidak berdasar.

 (red)


Reporter: Yahya Iskandar
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT