TIDORE, OT- Pertandingan Sepak bola Gawang Sedang Open Turnamen Dandim Cup I Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, pada Sabtu (4/4/2026).
Turnamen ini diikuti oleh 37 tim dari berbagai wilayah di Kota Tidore Kepulauan dan akan berlangsung selama satu bulan penuh.
Dalam sambutannya, Ahmad Laiman mengapresiasi Dandim 1505/Tidore Wahyu Widya Sasono sebagai penggagas kegiatan. Bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan antara TNI, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat.
“Ini momentum memperkuat persatuan dan semangat solidaritas, khususnya di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 1505/Tidore, Letkol Inf. Wahyu Widya Sasono, menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga. Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda, sekaligus menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan semangat juang,” tegasnya.
Wahyu juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang ditandai dengan partisipasi sebanyak 37 tim, serta berharap akan lahir bibit-bibit muda berbakat yang mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi.
Turnamen Dandim Cup I 2026 diharapkan menjadi agenda olahraga yang memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam membangun generasi muda yang sehat, sportif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Ketua Panitia, Kapten Inf. Fardi Ruslan menyampaikan, turnamen ini dapat terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari donatur, sponsor hingga masyarakat setempat.
Dia mengapresiasi, kehadiran Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan yang telah membuka secara resmi kegiatan tersebut, serta Kapolresta Tidore yang telah memberikan izin pelaksanaan.
“Turnamen ini akan berlangsung selama satu bulan penuh dan bertujuan untuk mempererat silaturahmi, memupuk semangat persaudaraan, serta menjaring bakat-bakat muda di bidang sepak bola,” ujarnya.
Fardi menegaskan, turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antar desa di Kota Tidore Kepulauan.
Dia turut mengimbau, seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, bermain jujur, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.
Di akhir penyampaiannya, panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan.
Pertandingan pembuka mempertemukan Kahlifa Putra FC dari Kelurahan Tumalou melawan Marekofo FC dari Desa Marekofo.
(Rayyan)


















