Home / Berita / Nasional

Wali Kota Tidore Terima Kunjungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unkhair Ternate

11 Mei 2022
Audiensi Wali Kota Tidore dan Unkhair Ternate

TIDORE, OT- Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim menerima Audiensi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun Ternate tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (10/5/2022).

 

Program MBKM ini merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) untuk seluruh Kampus Universitas di Indonesia, dan diwajibkan kepada mahasiswa untuk belajar tiga semester di luar kampus.

 

Wali Kota Tidore Ali Ibrahim menyampaikan, KKN atau Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Unversitas Khairun Ternate ini tidak asing lagi bagi Pemerintah Kota Tidor.

 

Karena dikepemimpinannya dan Wakil Wali Kota Muhammad Sinen pada periode pertama dan kedua itu sudah dilaksanakan kegiatan KKN dan yang terakhir kemarin ada KKN Kebangsaan, serta kegiatan Mahasiswa Fakultas Teknik Unkhair di Sofifi.

 

“Kami selalu terbuka bagi siapa saja yang datang di Kota Tidore Kepulauan, baik terkait dengan Pendidikan sebab pada prinsipnya kami sangat mendukung bukan cuma hari ini tetapi pada tahun-tahun yang akan datang Tidore Kepulauan selalu siap bekerjasama dengan Unkhair dan siap menerima siapapun terutama adik-adik Mahasiswa yang melakukan MBKM di Kota Tidore Kepulauan,” ungkap Ali Ibrahim.

 

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyampaikan, pertemuan Universitas Khairun Ternate dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan ini bukanlah hal yang baru.

 

“Kami Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sangat mendukung program-program Universitas yang ada di Provinsi Maluku Utara terutama Unkhair Ternate, jadi kerjasama antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Unkhair diharapkan dapat ditingkatkan serta dijaga terus sampai kapanpun, dan mudah-mudahan keharmonisan antara Unkhair dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terjaga dengan baik,” ujar Muhammad Sinen

 

Dirinya mengakui, komunikasi harus tetap jalan antara Pemerintah Kota Tidore dengan pihak Unkhair, baik itu melalui Rektor, Prodi sampai pada Dosen.

 

“Ini menandakan bahwa Kota Tidore Kepulauan sangat terbuka dengan kampus yang ada di Maluku Utara, prinsip kami adalah sehebat apapun seorang pemimpin tanpa didukung oleh pihak akademisi itu tetap tidak bisa bejalan dengan baik, maka harapan kami jangan cuma kerjasama menyangkut dengan mahasiswa tetapi hal-hal lain juga kami mohon dukungan dari Unkhair agar apa yang direncanakan oleh Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan bisa berjalan dengan baik," harapnya.

 

Sementara, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun Ternate sekaligus Ketua rombongan para Prodi dan Dosen Muksin Bailusi dalam sambutannya menyampaikan, rombongan yang akan ke Tidore untuk Audiensi ini cukup banyak, sebab dalam menangani mahasiswa itu dibutuhkan orang yang cukup banyak untuk program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini.

 

Direncanakan, dalam waktu dekat dibuat perjanjian kerjasama/MoA serta menentukan lokasi atau tempat untuk mahasiswa Unkhair melakukan MBKM di Kota Tidore Kepulauan dan mahasiswa yang turun melaksanakan MBKM ini tidak turun sendiri-sendiri.

 

Lanjutnya, semua itu akan didampingi oleh dosen pendamping lapangan yang tergabung dalam gugus tugas untuk memantau setiap mahasiswa yang melakukan MBKM di setiap lokasinya masing-masing baik itu di Kelurahan, desa maupun di Instansi Pemerintah.

 

Untuk mahasiswa Unkhair diperkirakan turun melaksanakan MBKM di Kota Tidore Kepulauan berkisar 100-200 mahasiswa yang terdiri dari tiga Fakultas.

 

Turut hadir Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Pimpinan OPD di Lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, dan para Dekan, Prodi dan Dosen Universitas Khairun Ternate. (Uji)(uji)


Reporter: Fauji Husen

BERITA TERKAIT