Home / Berita / Nasional

Update Sementara, 447 Rumah Warga di Enam Kecamatan Rusak Akibat Gempa Bacan 5,2 SR

01 Maret 2021
Rumah warga di Bacan yang ambruk akibat gempabumi 5,2 SR

HALSEL, OT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) kembali mencatat kerusakan rumah warga akibat gempa yang terjadi pada Jum'at (26/2/2021) pekan kemarin, berjumlah 447 rumah.

Informasi yang dihimpun indotimur.com menyebutkan, hingga Senin, (1/3/2021), BBPD Halsel mencatat, sedikitnya 447 unit rumah warga yang tersebar di 6 Kecamatan yang mengalami kerusakan akibat gempa dengan kekuatan 5,2 SR.

Sebelumnya, BPBD Halsel mencatat data sementara kurang lebih 109 rumah rusak akibat getaran gemoa, namun berdasarkan hasil identifikasi lanjutan pada Minggu,(28/2/2021) hingga Senin, (1/3/2021), BPBD kembali merilis data penambahan 338 unit rumah warga yang mengalami kerusakan. Sehingga total keseluruhan rumah warga berjumlah 447 unit.

BACA JUGA : Diguncang Gempa 5.2 Magnitudo, Gedung RSUD Labuha dan Kantor DPRD Halsel Retak

BACA JUGA : Gedung Pemerintah dan Ratusan Rumah Warga di Halsel Rusak Akibat Gempa

"Ini belum keseluruhan terdata karena kami masih terus melakukan pendataan di berbagai Desa dan Kecamatan," ujar Kaban BPBD Halsel, Abukarim La Tara saat dikonfirmasi indotimur.com, Senin(1/3/2021).

Menurutnya, jumlah ini bisa saja bertambah, karena hingga saat ini tim BPBD masih terus melakukan identifikasi di lapangan.

"Awalnya, rumah rusak hanya tercatat di dua Kecamatan yakni Kecamatan Bacan, dan Bacan Selatan. Namun setelah dilakukan pendataan lanjutan, sebarannya mencakup enam Kecamatan," terangnya.

Kata Abukarim, penambahan empat kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Bacan Timur, Kecamatan Bacan Barat, Kecamatan Bacan Barat Utara dan Kecamatan Bacan Timur Selatan.

"Jadi kami mendata selain rumah warga, ada beberapa fasilitas seperti sekolah, sarana ibadah, fasilitas kesehatan serta fasilitas umum lainnya juga rusak akibat gempa 5.2 Mag tersebut," tukasnya.

Berdasarkan data sementara yang tercatat, Abu Karim menjelaskan, kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Bacan, dimana kurang lebih 244 unit rumah warga terdampak gembabumi.

Selanjutnya di Kecamatan Bacan Selatan 127 unit, Kecamatan Bacan Timur 47 unit, Kecamatan Bacan Barat Utara 11 unit serta Bacan Timur Selatan dan Bacan Timur Tengah masing-masing 9 unit.

"Memang kerusakan rumah ini belum dapat dikategorikan dalam rusak sedang, ringan maupun rusak berat sebab tim masih melakukan kajian, nanti kita akan liat seperti apa rinciaany," tambahnya.

Lanjutnya, BPBD juga tengah melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pengkajian dan klasifikasi berdasarkan kategori kerusakan rumah warga.

"Kalau klasifikasinya itu akan kami serahkan ke Tim Kaji dari Dinas PU," tutupnya.(iel)


Reporter: Sahril Samad
Editor: Faujan A. Pinang

BERITA TERKAIT