HALSEL OT - PLN Ranting Labuha Halmahera Selatan (Halsel) menyiapkan kurang lebih 340 Kilo Watt (KWh) pasokan listrik untuk kegiatan Presiden RI di Halsel.
Kepala PLN Ranting Labuha Syamsul Gaus, Minggu (22/10/2017) menjelaskan, untuk mengantisipasi adanya gangguan listrik saat kegiatan Presiden Jokowi selama di Halsel, pihaknya menyediakan sejumlah mesin listrik untuk memback-up kegiatan Presiden selama di Halsel.
"Kami antisipasi jika ada gangguan secara tiba tiba, maka siapkan sejumlah mesin," ujarnya.
Dia menjelaskan, sedikitnya ada empat titik yang disiapkan mesin mengantisipasi jika terjadi gangguan listrik yakni di Pelabuhan Babang, Areal Expo di Mandaong, Keraton Sultan Bacan dan Areal Pohon Karet.
Kata dia, di areal pembukaan kegiatan WIFT di pelabuhan Babang di sediakan dua buah mesin masing masing berlapasitas 160 KWh. "Dua mesin untuk kegiatan di Babang jadi total 320 KWh," jelas Syamsul.
Di Keraton Sultan Bacan, PLN juga menyediakan dua unit mesin masing-masing berkekuatan 5 KWh. "Jadi 10 KWh untuk kegiatan Presiden di Keraton Kesultanan Bacan," tandasnya.
Sementara di areal pohon karet di mana ada Rumah Adat Solo yang bakal di tempati Presiden Jokowi, pihaknya menyiapkan satu uniy mesin dengan kapaaitas 4 KWh.
Sementara di areal Ekpo Maritim, kata Syamsul, mesin listrik akan di sediakan oleh Pemkab Halsel.
Sekretaris PU Halsel Ali Hasan membenarkan, pasokan listrik untuk kegiatan Ekpo Maritim di swering Mandaong akan disiapkan Pemkab Halsel. "Kami siapkan mesin kegiatan Ekpo dengan kekuatan 16 KWh," jelasnya. (it@)
(red)









