TERNATE, OT - Wali Kota Ternate, Dr H M Tauhid Soleman, memimpin apel gabungan ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate pada Senin (30/3/2026), di halaman kantor Wali Kota.
Apel gabungan yang dirangkai dengan halalbihalal dan pemberian santunan kepada anak yatim itu, turut dihadiri Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD, para Camat dan Lurah, Kepala-Kepala Sekolah, pejabat eselon III dan IV serta ribuan ASN Pemkot Ternate.
Sebelum memberi arahan, Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota dan Sekda menyerahkan santunan kepada anak yatim dan pengasuh panti asuhan Al-Yatim
Penyerahan santunan Pemkot Ternate kepada anak yatim merupakan tindak lanjut Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri nomor : 400.6.3245/SJ terkait imbauan pelaksanaan kegiatan Halalbihalal dan Open House dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Mengawali arahannya, Wali Kota Ternate, Dr H M Tauhid Soleman menyampaikan selamat hari raya Idulfitri 1447 H, "minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran ASN Kota Ternate," ucap Wali Kota di awal arahannya.
Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu mengatakan, sangat memahami kondisi psikologi ASN terkait Tunjangan Hari Raya (THR) yang mengalami keterlambatan.
Menurutnya, ASN sangat berharap THR dapat disalurkan sebelum hari raya, namun pada akhirnya, mengalami keterlambatan, "namun demikian, instruksi sudah jelas disampaikan, awal April ini, kita bayar gaji dan THR," ucap Wali Kota.
"Saya memahami kondisi kebutuhan, pada kesempatan ini, saya menyampaikan permohonan maaf, tetapi instruksi jelas, seluruh pimpinan OPD sudah harus menyiapkan dokumen-dokumen pembayaran gaji dan THR," sambung Wali Kota.
Disampaikan Wali Kota, kebijakan pembayaran THR bagi PPPK Paruh Waktu sebelum lebaran telah melalui berbagai pertimbangan, "tetapi kita juga tidak mengabaikan ASN, kondisi ini tidak hanya terjadi di Kota Ternate, tetapi juga daerah-daerah lain di Maluku Utara," tukasnya.
BACA JUGA : Wali Kota Ternate Pastikan THR ASN Disalurkan Pekan Ini
Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu mengingatkan Sekda beserta jajaran TAPD agar kedepan kondisi-kondisi seperti ini tidak lagi terjadi, "sudah harus punya plan, sudah harus ada skema karena di tahun 2027 atau 2028 mendatang, lebaran semakin awal, itu artinya kita sudah harus menyiapkan skema-skema agar kondisi ini tidak lagi terjadi," tutur Wali Kota.
Pada kesempatan itu, Wali Kota juga mengingatkan kebijakan pemerintah pusat yang akan memberlakukan Work From Home (WFH) sebagai upaya bersama melakukan efesiensi.
"Kita di daerah akan menyesuaikan dengan kebijakan pusat, WFH akan diberlakukan dalam satu dua hari kedepan, saya minta pimpinan OPD untuk mengendalikan pemberlakukan WFH tanpa mengurangi prioritas pelayanan publik," tegasnya.
Kebijakan WFH, lanjut Wali Kota merupakan upaya bersama dalam melakukan efesiensi Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun operasional kantor termasuk biaya listrik dan lain-lain.
"Kebijakan WFH ini kita sesuaikan dengan pemerintah pusat, kita di daerah tentu akan memberlakukan, tetapi WFH tidak akan mengurangi kualitas pelayanan utamanya layanan-layanan publik, itu harus terap berjalan," tukas Wali Kota.
Di hadapan ribuan ASN, mantan Sekda Kota Ternate itu juga mengingatkan terkait tahapan pemeriksaan BPK atas LKPD Kota Ternate. "Saya minta pimpinan OPD, pelaksana kegiatan maupun bendahara atau perencanaan untuk pro aktif dalam proses pemeriksaan, semua harus fokus dan responsif, tolong siapkan semua dokumen yang diminta. Saya tidak mau dengar ada keterlambatan," tegas Wali Kota seraya meminta jajaran pejabat Pemkot untuk segera melaporkan LHKPN.
(fight)


















