Home / Berita / Nasional
10 April 2020

Peneliti STIKMAH Tobelo Klaim Temukan Suplemen Dan Vaksin Covid-19 Pada Daun Pangi

Arend bersama peneliti AIPI

HALUT, OT - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makariwo Halmahera (STIKMAH) Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara (Malut) mengklaim dalam tanaman daun pangi terdapat senyawa squalen 21 persen sebagai suplemen dan berpotensi untuk vaksin coronavirus atau Covid-19.
 
Peneliti STIKMAH Tobelo, dr Arend L Mapanawang mengatakan, pihaknya telah memiliki lima hasil riset untuk virus tapi baru tiga yang diekspos, karena sudah miliki hak paten dan Haki diantaranya, golobe, pangi dan bintang laut.
 
"Daun pangi mempunyai daya hambat virus tertinggi di dunia yakni 94.80% khusus cluster herbal dan berpotensi menjadi Fitofarmaka setelah melewati tahapan uji klinik," jelas Arend kepada indotimur.com, Jumat (10/4/2020) kemarin.
 
Menurut Arend, saat ini dikembangkan pangi menjadi suplemen covid-19, selain itu golobe, sedangkan bintang laut masih menunggu uji laboratorium invitro sebelum lanjut ke invivo.

"Squalen yang biasanya dipakai sebagai ajuvant vaksin antrax h1n1 dan h7n9. Untuk pangi berpotensi pengembangan ke vaksin covid-19," ujar Arend yang juga lulusan Doktor UGM ini.
 
Arend telah mengirim proposal ke Kemenristekdikti Republik Indonesia untuk produksi suplemen agar dapat membantu pasien cobid-19
 
"Senyawa squalen yang 21% berpotensi sebagai bahan untuk vaksin covid-19. Bila Pemerintah mengijinkan segera PT HMS Herbalove siap produksi masal untuk kepentingan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan tenaga medis," tutur Arend.
 
Meski begitu, Arend, merencanakan untuk pengembangan vaksin covid-19 denganl menggandeng dua kampus ternama di Malaysia dan Singapura yakni Nasional University of Singapura dan Universitas Kebangsaan Malaysia. (pn) 


Reporter: Donis Katengar