Home / Berita / Nasional

Mulai Pekan Depan, Pusat Kuliner di Ternate Berpindah Lokasi

07 Oktober 2022
Wali Kota Ternate saat meninjau kawasan belakang Jatiland Mall beberapa waktu lalu (foto_ongky)

TERNATE, OT - Sedikitnya 30 pedagang kuliner yang berada di sepanjang kawasan belakang Jatiland Mall Ternate, akan direlokasi ke dua lokasi berbeda.

Relokasi pedagang kuliner di belakang Jatiland Mall ini dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate sebagai upaya penataan kawasan pusat kuliner.

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly usai memimpin rapat bersama puluhan pedagang, di Kantor Bappelitbangda Kota Ternate, mengatakan, berdasarkan pendataan Dinas Perindag Kota Ternate, jumlah pedagang yang menempati kawasan belakang Jatiland Mall sebanyak 30 pedagang, termasuk penjual martabak, gorengan, dan jajanan lainnya.

“Jadi tadi yang rapat ada sekitar 30 orang pedagang, mereka yang jualan martabak dan juga makanan di belakang Jatiland Mall. Mereka akan direlokasi ke Pasar Kota Baru dan Kawasan Taman Film Benteng Oranje Ternate,” kata Rizal.

Dia memastikan, para pedagang yang tidak terdata pada Disperindag, secara otomatis tidak diizinkan berjualan pada dua lokasi baru yang telah ditetapkan, "ini sudah disepakati dalam rapat dengan para pedagang," ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate ini.

.

Meski demikian, ada sejumlah pedagang yang telah menyampaikan belum berjualan sampai penataan kawasan tersebut selesai dikerjakan

“Tadi ada sekitar 15 pedagang menyampaikan mereka akan istirahat berjualan, sampai lokasi yang ditata itu selesai direhab, tapi yang lainnya tetap berjualan,” tukas Rizal..

Sesuai kesepakatan, lanjut dia, proses relokasi mulai dilakukan pada hari Minggu, tanggal 9 Oktober 2022, "sesuai kesepakatan rapat, malam minggu itu, terakhir mereka berjualan, karena hari Minggu proses penataan mulai dikerjakan," terangnya.

Rizal menamabahkan,pihaknya secara intens berkomunikasi dengan Disperindag untuk melakukan pendataan pedagang secara teliti dan detail, sebab dikhawatirkan, saat relokasi, jumlah pedagang bertambah.

“Malam ini juga, saya berkoordinasi dengan Disperidag, untuk melakukan pengecekan kembali di lokasi berjualan. Karena jangan sampai ada pedagang siluman yang tidak terdata,” sambung dia.

Dia juga meminta masyarakat Kota Ternate untuk mendukung program pemerintah dalam menata kawasan belakang mall, karena selama proses pekerjaan, kawasan tersebut akan ditutup untuk umum.

“Jadi hingga 2 bulan ke depan, area itu akan ditutup sementara. Desember pekerjaan sudah harus rampung, kalau sudah selesai pedagang-pedagang sudah bisa kembali berjualan di tempat itu, tentunya dengan suasana yang berbeda dan penampilan yang berbeda pula. Kami akan menjadikan itu pusat kuliner Ternate,” ujar Rizal.

 (tima)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT