Kegiatan Puldata dan Kajian tersebut dipimpin langsung oleh Tim dari Mabes TNI AD yakni ketua tim Kolonel Inf Rimbo Haryono, sekretaris Kolonel Inf Adriansyah serta dihadiri Kasiter Korem Letkol Inf Rahmat Hasan yang mewakili Danrem 152/Babullah termasuk seluruh Kepala Seksi dan Perwira Seksi Korem serta Perwira Staf Khusus Korem 152/Babullah.
Dalam penjelasan Tim kepada peserta yang hadir, ancaman Nirmiliter memiliki dimensi penanganan yang berbeda dengan pendekatan penanganan ancaman militer. Dalam menghadapi kondisi Negara yang ancaman aktual berupa Nirmiliter maupun Proxy War, sistem Pertahanan Negara disusun dalam lapis Pertahanan Nirmiliter sebagai unsur utama untuk mengambil langkah-langkah penanganan dengan pendekatan Nirmiliter memberdayakan instrumen Ideologi, Politik, Ekonomi, Psikologi, Sosial Budaya, Informasi dan Teknologi, serta Hukum dan HAM.
Ketua Tim sendiri dalam penjelasannya mengatakan, Inti Pertahanan Nirmiliter adalah Pertahanan secara nonfisik yang tidak menggunakan senjata seperti yang dilakukan oleh Lapis pertahanan militer.
Namun lebih kepada pemberdayaan faktor-faktor Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya dan Teknologi melalui profesi, pengetahuan dan keahlian, serta kecerdasan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.
Pertahanan Nonmiliter lanjut dia, diwujudkan dalam peran dan lingkup fungsi Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) diluar bidang Pertahanan melalui penyelenggaraan pembangunan nasional sesuai dengan bidangnya masing-masing.
“Apabila di daerah maka dilaksanakan oleh Pemda, dalam kerangka pertahanan berlapis, maka lapis Pertahanan Militer menyokong Pertahanan Nirmiliter, yang pelaksanaannya disesuaikan dengan isu atau ancaman militer, guna mencapai hasil yang maksimal," pungkasnya.
Sementara Ws. Kapenrem 152/Babullah, Kapten Inf Heru Darujito menyampaikan, kegiatan Puldata serta Kajian Pertahanan Nirmiliter dan Proxy War tersebut akan berlangsung selama 3 hari kedepan.
Dimana, Tim Mabesad yang merupakan para Staf Ahli KASAD juga akan mengunjungi Kodim dan Koramil jajaran Korem 152/Babullah, sementara hasil Kajian nantinya akan diserahkan kepada KASAD guna pengambilan kebijakan lebih lanjut. (red)









