Home / Berita / Nasional

Halbar Kembali Diguncang Gempa 101 Kali

09 Oktober 2017

JAILOLO,OT - Warga Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) kembali dirundung was-was. Pasalnya, gempa  bumi berkekuatan fariatif mulai dari 2,5 - 4 skala rickter kembali menguncang wilayah tersebut sejak hari Minggu kemarin hingga Senin (9/10/207).

Gempa swarm ini mulai dirasakan warga, sesuai catatan, BPBD Halbar, setidaknya ada Gempa dengan magnitude berfariatif.

Kondisi alam yang kurang bersahabat ini membuat bupati Halbar, Danny Missy, mengimbau seluruh masyarakatnya agar tetap tenang dan waspada.

Sebagaimana release yang disampaikan Dinas Kominfo Halbar kepada media, senin (9/10/2017). Bahwa orang nomor satu di Pemkab Halbar itu mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar mematuhi anjuran atau perintah dari instansi teknis yang berwenang.

"Saya Imbau kepada seluruh warga agar tetap beraktifitas seperti biasa, namun waspada. Jika ada informasi yang terkait dengan kondisi alam (gempa bumi) saat ini, agar berkordinasi dengan Pemda terutama instansi terkait seperti BPBD, sebab, instansi terkait selalu siaga setiap saat jika dibutuhkan warga". pesan Danny.

Imbauan Bupati tersebut mengingat kondisi alam Halbar saat ini bukan hanya diguncang gempa bumi tipe swarm, namun dua gunung api aktif di wilayah Halbar yakni, Gunung Gamkonora yang terletak di Kecamatan Ibu Selatan dan Gunung Ibu di Kecamatan Tabaru, juga mulai menunjukkan peningkatan aktifitas di level II atau waspada.

"Oleh sebab itu, warga dan wisatawan diminta tidak beraktifitas di dalam radius 2 KM sampai 3,5 KM di area perluasan sektoral bukaan kawah bagian utara dari kawah Gunung Ibu, sementara area steril dari Gunung Gamkonora adalah 1,5 KM dari kawah puncak," kata Bupati.

Sesuai laporan aktivitas Gunung Api Ibu yang diterima Dinas Kominfo Halbar hari ini, periode pengamatan 8 oktober 2017, pukul 00:00-24:00 WIT, bahwa aktifitas kegempaan tercatat 101 kali gempa letusan, dengan amplitudo: 15 - 31 mm, durasi: 21 - 60 detik.

Gempa hembusan tercatat 98 kali dengan amplitudo 5 - 14 mm, durasi 10 - 25 detik 1 kali gempa guguran, amplitudo 6 mm, durasi 14 detik, 24 kali gempa tremor harmonik, amplitudo 5 - 16 mm,  durasi 15 - 70 detik.

Sedangkan laporan aktifitas Gunung Gamkonora yang di cofer dinas yang dipimpin Chuzaema Djauhar periode pengamatan tanggal 2 Oktober 2017, tercatat aktifitas gempah tektonik jauh sebanyak 13 kali, dengan amplitudo 3-31  mm, dalam durasi 30-100 detik.

Gempa Tektonik lokal 17 kali, dengan amplitudo 4-34 mm, durasi: 16-50 detik.                                 
Sementara gempa vulkanik dalam hanya 1 kali dengan amplitudo 7 mm, dalam durasi 8 detik.
(red)


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT