Home / Advertorial / Kotaku
25 Juni 2019

Pemindahan Pedagang Di Tapak II Hanya Sementara

Lapak pedagang kuliner khas di sepanjang kawasan tapak II

TERNATE, OT - Pemerintah Kota Ternate, melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim), tahun ini melakukan program penataan kawasan kuliner khas di Kelurahan Makassar Timur.

Kepala Disperkim Kota Ternate, H Rizal Marsaoly kepada sejumlah wartawan mengatakan, pemindahan para pedagang di lingkungan Lelong Kelurahan Makassar Timur, karena Pemkot Ternate sedang melakukan penataan kawasan tersebut menjadi Ruang Terbuka Hijauh (RTH).

"Sehingga pedagang diperbolehkan menggunakan badan jalan selama proses perkerjaan berlangsung," kata Rizal.seraya memberi apresiasi kepada masyarakat Makassar Timur yang telah memiliki kesadaran untuk.mendukumg program pemerintah.

Kata dia, penggunaan badan untuk pedagang kiliner khas imi, hanya besifat sementara, "karena kita sudah berkordinasi dengan pihak Lantas Polres Ternate dan Dinas Perhubungan Ternate, jadi nanti ada rekayasa lalulintas, jalur itu mulai ditutup jam 6 sore sampai jam 6 pagi, itu hanya satu jalur," kata Rizal, Selasa (25/6/2019), usai menghadiri.kegiatan sosialisasi program BSPS.

Kata dia, anggaran pekerjaan penataan kawasan Makassar Timur diplot sebesar Rp, 20 milyar yang bersumber dari APBN dan ditargetkan rampung pada awal tahun depan, "tahap pertama memperbaiki lapak kawasan kumuh dijadikan pendistrian, RTH, kemudian tahap berikutnya, di sisi timur akan dibuat open spice dan lapak, jadi nanti penjual pisang mulu bebe bisa menempati sehingga mereka lebih higienis dan lebih rapi," terang Rizal seraya menyebut, semua pedagang akan dialihkan ke sisi timur. (thy)


Reporter: Ibenk