Home / Advertorial / Kotaku
22 Juni 2019

Disperkim Kota Ternate Mulai Menata Kawasan Kumuh Kelurahan Makassar Timur

Kawasan Makassar Timur yang mulai ditata oleh Disperkim Kota Ternate

TERNATE, OT- Sinergitas antara Balai Prasarana Permukiman Provinsi Maluku Utara dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalaui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim), dalam menangani kawasan kumuh kelurahan Makassar Timur mulai dilakukan.

Kepala Disperkim Kota Ternate Rizal Marsaoly menyampaikan, diawali dengan semangat dan komitmen, sehingga kolaborasi dan sinergi pun terbangun antara Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Provinsi Maluku Utara dengan Disperkim Kota Ternate, akhirnya secara bertahap kawasan Makassar Timur mulai ditata.

Proses tahapan penataan, kawasan Makassar Timur, kata Rizal, akan dimulai dari sisi timur ke barat, yang diawali dari penjual kuliner pisang dan air guraka.

"Pembongkaran sudah mulai diakukan tadi, dan berjalan aman serta lancar, mereka (pedagang pisang goreng) yang melakukan pembongkaran sendiri, hal ini berkat koordinasi dan sosialisasi yang intens oleh Disperkim melalui Pokja Penataan Kawasan Kumuh (PKP) Kota Ternate," ujar Rizal yang juga ketua Pokja PKP Kota Ternate, Sabtu (22/6/2019).

Kata Rizal, Pokja PKP Kota Ternate selalu intens berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, demi kelancaran pelaksanaan penataan ini. Salah satunya dengan Balai. "Koordinasi intens dengan Kepala Balai pak H. Fasri, Kadisperindag Nuryadin Rachman, Kasatpol PP Fandi Mahmud dan yang paling terpenting adalah warga yang terkena dampak penataan," tutur Rizal.

"Proses tender di kementerian sudah selesai, dan pekerjaan Penataan Kawasan Makassar Timur siap dilaksnakan. Anggaran penataan kurang lebih Rp 20 Miliiar yang bersumber dari APBN," jelas Rizal.(red)


Reporter: Fauzan Azzam