Home / Advertorial / Kotaku
30 Mei 2019

Atasi Sampah Laut, Pemkot Bersama Kodim 1501/Ternate Dan BNI Tebar Jaring Sampah

Rizal : Disperkim Bentuk Satgas Laut Untuk Mengangkut Sampah Di Pesisir

TERNATE, OT- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate bekerjasama dengan Kodim 1501/Ternate dan BNI Cabang Ternate, akan memasang jaring penangkap sampah yang berfungsi sebagai filter untuk menghalau sampah kiriman dari barangka (kali mati-red) saat musim hujan.

Jaring ini akan dipasang pada beberapa titik yang ada di dalam Kota Ternate, sehingga diharapkan dapat mempermudah petugas kebersihan khususnya Satgas Laut untuk mengangkut sampah.

Jaring penangkap sampah ini sendiri merupakan kerjasama Pemkot Ternate, Kodim 1501/Ternate dan BNI Cabang Ternate. Dimana jaring penangkapnya dibuat oleh pihak Kodim 1501 melalui CSR BNI dan sampah yang terjaring, selanjutnya akan  diangkut oleh satgas laut milik Dinas Perkim Kota Ternate.

Kepala Dinas Perkim Kota Ternate, H Rizal Marsaoly mengatakan, jaring penangkap sampah ini sendiri diserahkan secara simbolis pada Rabu, (29/5/2019) kemarin di pantai Kota Baru-Toboko dari CSR BNI. "Program ini adalah kerja sama Pemkot, BNI dan Kodim 1501/Ternate," ucap.Rizal kepada indotimur.com.

Dia mengatakan, tujuan dari program tersebut dalam rangka untuk mengatasi permasalahan sampah di daerah pesisir pantai, sehingga apa yang menjadi kegelisahan selama ini secara perlahan bisa teratasi.

"Kalau jaring penangkapnya dikerjakan oleh rekan-rekan dari Kodim 1501, sedangkan kalau sampahnya sudah terkumpul di jaring penangkap sampah maka yang membersihkan itu adalah Pemerintah Kota melalui Satgas Laut dari Disperkim," jelas Rizal

Mantan sekretaris Bappeda itu menambahkan, kolaborasi tiga instansi ini sangat penting dalam rangka mengatasi sampah yang kerap membanjiri pantai pasca hujan. "Titik jaring penangkap sampah ini ada di KelurahannMakasar Timur, kemudian samping Hypermart, di Toboko ada dua, dan Kalumata," terangnya.

Rizal menambahkan, jaring penangkap ini kini sudah mulai beroperasi, dan dengan kehadiran jaring penangkap sampah ini sangat membantu satgas Disperkim.

"Kalau dulu keluar dari kali mati dia langsung ke laut, namun sekarang ini sudah ada jaring penangkap. Namun kita himbau masyarakat untuk jangan seenaknya membuang sampah ke kali mati (barangka,) dan jangan lagi membuang sampah ke barangka," tuturnya sembari menegaskan, saat ini pihaknya masih kekurangan armada pengangkut sampah.

"Karena armada yang ada ini kapasitasnya masih sangat terbatas," pungkas Rizal.(thy)


Reporter: Ibenk