Home / Berita / kesehatan

Ini Daftar Orang-orang yang Akan Divaksin Covid-19 Lebih Dulu di Kota Ternate

04 Januari 2021
ILUSTRASI Vaksin (foto_ist)

TERNATE, OT- Ribuan vaksin Covid-19 telah tiba di Provinsi Maluku Utara (Malut), Senin (4/1/2021)) pagi tadi. Selanjutnya, vaksin tersebut akan didistribusi ke beberapa kabupaten/kota di Malut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaity Radjabessy kepada indotimur.com mengatakan, vaksin untuk Provinsi Maluku Utara telah tiba tadi dan akan diberikan ke kabupaten/kota di Malut oleh pemerintah provinsi melalui Dinkes. 

Nurbaity mengaku, vaksin tersebut akan disuntik kebeberapa kelompok sasaran di Kota Ternate dan akan dilakukan secara bertahap yang dimulai dari kelompok pertama. 

Kelompok pertama kata Nurbaity, adalah tenaga kesehatan dan kelompok kedua dari unsur aparat TNI/Polri, publik figur atau pejabat maupun ASN. Sementara kelompok ketiga adalah masyarakat. 

“Tahap awal tenaga kesehatan yang akan menerima vaksin Corona, selanjutnya publik figur dan aparat yang selalu berhubungan dengan masyarakat serta yang terakhir masyarakat,” jelas Nurbaity pada indotimur.com via telepon.

Namun, kata Nurbaity, sebelum dilakukan langkah vaksinasi para tenaga kesehatan yang menangani masalah vaksin akan diberikan pelatihan lebih dulu oleh Dinas Kesehatan Provinsi.

“Rencananya di tanggal 15 Januari sampai akhir Januari ini sudah akan dilaksanakan pelatihan, setelah itu baru ditindak lanjut dengan pemberian vaksin yang dimulai pada Februari hingga April,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pemberian vaksin ini punya mekanisme seperti disampaikan Kemenkes, yakni ada lima meja. Dimana, meja pertama adalah pendaftaran dan meja kedua pemeriksaan kesehatan oleh dokter.

“Jika di meja dua lalu dokter nyatakan sehat baru bisa, maka lanjut ke meja tiga yakni pemberian vaksin, karena tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin jika ada penyakit bawaan atau penyakit-penyakit tertentu. Sementara untuk meja meja keempat dan lima dilakukan pemeriksaan kembali setelah divaksin,” jelas Nurbaity.

(ier)


Reporter: Irfansyah Tawainella