TERNATE, OT– Nama Kompol Haris Ahmad Basuki dicatut orang tak dikenal (OTK) untuk meminta uang maupun keuntungan kepada sejumlah pihak. Modus tersebut dilakukan dengan mengatasnamakan Haris yang tengah mendapat promosi jabatan sebagai Kasubdit Tipiter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara.
Haris saat ini masih menjabat sebagai Kasubdit III Jatantas Ditreskrimum Polda Maluku Utara. Meski mutasi ke jabatan baru tengah dipersiapkan, dia belum resmi menduduki posisi Kasubdit Tipiter.
Haris mengaku mendapat informasi adanya pihak yang menggunakan identitas dan mengatasnamakan dirinya melalui media sosial. Oknum tersebut disebut menghubungi pihak-pihak yang berkaitan dengan jabatan barunya.
“Saya Kompol Haris Ahmad Basuki tidak pernah melakukan hal-hal seperti itu. Saya meminta pihak-pihak yang pernah dihubungi agar waspada dan tidak menggubrisnya,” kata Haris kepada awak media di Ternate, Kamis (10/9).
Menurut Haris, modus yang digunakan berupa komunikasi dengan pihak tertentu disertai permintaan yang berkaitan dengan materi atau keuntungan. Sasarannya termasuk badan usaha dan pihak-pihak yang memiliki kepentingan terkait kedinasan.
Dia menegaskan hanya menggunakan satu nomor telepon seluler. Nomor tersebut pun penggunaannya terbatas, terutama untuk kepentingan kedinasan dan komunikasi dengan pihak di luar institusi.
“Nomor handphone saya hanya satu dan tidak seperti yang beredar. Penggunaan handphone saya sangat terbatas, terutama untuk urusan kedinasan,” ujarnya.
Haris mengimbau masyarakat maupun pihak yang menerima pesan atau komunikasi dari nomor yang mengatasnamakan dirinya agar tidak mudah percaya, terlebih jika disertai permintaan uang atau keuntungan tertentu.
Sejauh ini, kata dia, belum ditemukan adanya pihak yang menjadi korban atau mengalami kerugian akibat modus tersebut.
“Sejauh ini korban ataupun yang mengalami kerugian atau sudah memberikan sesuatu kepada oknum-oknum terduga pelaku, sampai saat ini belum diperoleh,” jelasnya.
Haris memastikan dirinya memang mendapat promosi untuk menduduki jabatan Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Maluku Utara. Namun, sebelum resmi dilantik, dia masih menjalankan tugas sebagai Kasubdit III Jatantas Ditreskrimum Polda Maluku Utara.
"Saya harap masyarakat dan pihak terkait agar berhati-hati terhadap setiap komunikasi yang mengatasnamakan dirinya, terutama apabila terdapat permintaan uang maupun keuntungan tertentu," pungkasnya.(ier)














