Home / Berita / Hukrim
14 Maret 2020

Alasan Ke Toilet, Satu Napi Rutan Kelas IIB Ternate Kabur

DPO Tahanan Rutan Kelas IIB Ternate (foto_ist)

TERNATE,  OT - Salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Ternate kabur saat dirawat di Rumas Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoiri, Sabtu (14/03/2020) sekitar pukul pukul 01.00 dinihari.

Warga binaan Rutan Kelas IIB Ternate yang kabur, diketahui atas nama Dirgan Sawal Ladina (24) salah satu warga asal pulau Obi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang terlibat kasus tindak pidana pencurian dengan ancaman 2 tahun penjara.

Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIB Ternate, Sujatmiko ketika dihubungi indotimur.com melalui whatsaap membenarkan kejadian tersebut.

“Iya betul ada napi yang kabur,” kata Sujatmiko kepada indotimur.com, Sabtu (14/02/2020).

Dia menuturkan, kronologis kaburnya warga binaan berawal saat Dirgan yang saat ini ditetapkan aebavai DPO dikabarkan sakit batuk mengeluarkan darah.

Melihat keadaan tersebut, Kasubsi Peltah Aqbar membawa WBP ke Puskesmas Kelurahan Jambula  untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan.

Dokter di Puskesmas Jambula mengeluarkan rujukan untuk dirawat dan  ditangani langsung pihak RSUD Ternate. 

Dirgan kemudian dirujuk ke RSUD untuk mendapat tindakan medis lebih lanjut berupa pemberian obat dan infus. Sesudah mendapat perawatan Dirgan mulai reda sakitnya walaupun masih tetap muntah dan batuk berdarah.

Sekitar pukul 01.00 WIT Dirgan meminta izin untuk Buang Air Besar (BAB) di toilet yang ada di luar ruangan perawatan. 

Melihat kondisi Dirgan yang masih dalam keadaan sakit, petugas Rutan Kelas IIB langsung membuka borgol tangan Dirgan untuk BAB ke toilet.

Namun selang 15 menit terdengan teriakan dari petugas medis ada pencuri yang diikuti dengan suara lompatan dari lantai 2 di belakang ruang  perawatan dan ternyata lompatan tersebut merupakan Dirgan.

Mendengar teriakan tersebut, petugas jaga langsung merespon dengan melakukan pengejaran menuju arah Utara dibantu juga dengan warga dan sejumlah ojeg  pangkalan yang menginformasikan kepada petugas kalau ada seseorang yang lari menuju SDN 1 Tanah Tinggi petugas ikut kejar ke arah tersebut.

Petugas sempat melihat Dirgan dari arah lingkungan Gereja Sion dan melakukan pengejaran bersama tukang ojek tetapi Dirgan menghilang walaupun upaya pengejaran terus dilakukan petugas dan tukang ojek namun tidak menemukan Dirgan tidak lama petugas langsung melaporkan kejadian tersebut ke pimpinan.

Saat ini, lanjut Sujatmiko, pihaknya langsung mengambil tindakan pengejaran dan pencarian."Kami sudah memperketat petugas di pintu keluar pelabuhan Kota Ternate, dan langsung berkordinasi dengan pihak Kepolisian ada satu tahanan yang kabur dan sudah ditetapkan sebagai DPO," pungkasnya.(ran)


Reporter: Randy Basri