Home / Indomalut / Haltim
13 Juli 2020

Warga Desak Pemkab dan DPRD Haltim Hentikan Aktivitas PT. IWIP

Suasana Aksi masyarakat lingkar tambang di Areal PT IWIP beberapa waktu lalu

HALTIM,OT- Warga Kecamatan Wasile Selatan, Kabuaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara (Malut), mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur bersama DPRD menghentikan sementara aktivitas PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di wilayah Haltim.

Kordinator masyarakat Lingkar Tambang Kecamatan Wasile Selatan, Ruslan Idris, Senin (13/07/2020) mengatakan, Pemkab dan DPRD Haltim agar mengambil sikap tegas menghentikan sementara aktivitas PT IWIP yang beroperasi di wilayah Haltim.

"Berkoordinasi dengan seluruh stakeholder dan instansi terkait agar bersama-sama menghentikan aktivitas PT IWIP, khususnya di Blok Kao Rahai," kata Ruslan.

Dikatakan, desakan agar sikap tegas dari Pemkab maupun DPRD Haltim ini dilakukan sampai masyarakat mendapatkan kepastian dan kejelasan atas tuntutan.

"Kami minta agar desakan ini segara ditindaklanjuti sehingga masyarakat lingkar tambang mendapat kepastian dari PT IWIP," katanya.

Lanjut dia, dari pencermatan proses hearing di Kantor PT  IWIP tanjung Ulie pada tanggal 2 Juli kemudian berlanjut 9 Juli 2020 di Kantor Bupati Haltim, yang dihadiri langsung oleh Bupati, Ketua dan Anggota DPRD Halmahera Timur itu tidak ada kepastian.

"Kami menilai Menajemen PT IWIP yang di Wakili bagian Eksternal justru tidak memberikan sebuah kepastian atas tuntutan masyarakat, karena ketika kami minta PT IWIP untuk dibuat kesepakatan secara tertulis bersama DPRD dan Pemkab Haltim tapi mereka masih menolak dengan alasan berkoordinasi ke pimpinan," ujarnya.

Untuk itu, warga mendesak kepada Pemkab dan DPRD Haltim agar bersama-sama dengan instansi terkait serta masyarakat untuk menghentikan sementara aktivitas PT IWIP.

"Sekali lagi kami pertegas bahwa perjuangan dan tuntutan masyarakat lingkar tambang Kecamatan Wasile Selatan terus kami kawal dan tidak bisah ditawar-tawar," tegasnya.

(dx)


Reporter: Rudi Mochtar