Home / Indomalut / Haltim

Sekda Sebut Ada "Bupati Kecil" di Haltim

07 Februari 2018
Moh Abdu Nassar

MABA,OT- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara (Malut), Moh Abdu Nassar menyayangkan, di Pemkab Haltim ada "bupati kecil".

Demikian disampaikan Abdu Nassar pada saat memimpin apel pagi tadi di halaman Kantor Bupati Haltim. "Yang saya sayangkan kok KPK bisa tahu ada Istilah 'Bupati Kecil'," kata Abdu.

Dikatakan, dirinya juga mengetahui ada sejumlah Kepala Bagian dan Dinas di lingkup Pemkab Haltim mengikuti kemana "Bupati Kecil" berada dimana, pasti mereka di situ. "Jadi saya tahu ada beberapa pimpinan SKPD yang mengikuti 'Bupati Kecil' kemana mereka pun di situ," katanya.

Menurutnya, di Haltim ini dengan berbagai suku dan etsis yang ada di Malut. "Jadi ada yang hadir karena pertimbangan Bupati, ada yang hadir karena pertimbangan Wakil Bupati. Tapi kalau kita sudah berada dalam satu pemerintahan dan satu sistim maka kita kerja jangan karena dia ini atau dia itu," ujar Abdu.

Untuk itu, ditahun 2018 ini dirinya mengimbau kepada seluruh ASN di lingkup Pemkab Haltim agar bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. "Saya harap tahun ini bekerja sesuai tipoksi," harapnya.

Kata dia, dalam aturan Pemerintahan apalagi di Sekretarit itu dikendalikan oleh Sekda dan Kepala Dinas, Badan, Bagian dan Kantor itu dikendalikan oleh Sekda. "Itu artinya saya bertanggung jawab, bukan Bupati Kecil," katanya.

Selain itu, untuk penertiban di sekretariat Kantor Bupati dirinya menginstruksikan kepada Kepala Bagian Kepegawaian agar mengaktifkan Absen hadir bagi seluruh ASN terutama Pimpinan SKPD. "Besok absen mulai jalan, kalau satu minggu tidak hadir buat surat peringatan begitu juga yang kedua, kalau yang ketiga tidak hadir kita berikan sanksi bagi kepala Bagian di Sekretariat," tegas Abdu.

Dia juga mengimbau, kepada seluruh SKPD agar segera kembali ke Haltim untuk bekerja sesuai Tupoksi. "Tidak usah dengar Bupati Kecil itu karena saya yang bertanggungjawab disini," tegasnya.(dx)


Reporter: Rudi Mochtar

BERITA TERKAIT