MABA,OT- Bupati Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara, Rudy Erawan, Senin (04/11/2017) tadi, melakukan pelatakan batu pertama Gereja Maratha Desa Nanas Kecamatan Wasile Selatan dan Peresmian Gereja Evata Rai Dusun Tukur-Tukur Kecaatan Wasile Timur.
Dalm Sambutannya, Bupati Rudy Erawan, mengatakan, melalui kegiatan peletakan batu pertama Gereja Jemat Marantha desa Nanas, Pemda telah kosentrasi dalam pembangunan saranan prasarana tempat peribadaan, baik Masjid maupun Gereja di Haltim. "Saya sangat aperesiasi kepada Kepala Desa Nanas dan warga atas pembangunan gereja ini," kata Rudy.
Dikatakan, pembangunan Gereja ini butuh kerjasama masyarakat, panitia dan pemerintah desa Nanas sehingga menuju Haltim mandiri dan sejahtera. "Gotong royong harus dikedepankan, pembangunan harus saling kerja sama bahu membahu, agar berjalan lancar," kata Rudy.
Dia berharap, pembangunan Gereja ini perlu keterbukaan Panitia Pembangunan kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman. "Biasanya panitia dicurigai. Makanya harus terbuka. Kalau mau pembangunan ini cepat, panitia dan masyarakat harus saling ikhlas," harap orang nomor sati di Pemkab Haltim ini.
Amatan Indotimur.com, Paska peletakan batu pertama Gereja GMIH Jemaat Marantha Nanas, Rudy didampingi Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Sinode Demianus Ice, dan rombongan melanjutkan agenda peresmian Gereja Jemaat Evata Dusun Tukur-Tukur Desa Dodaga.
Rudy mengatakan, meskipun pembangunan Gereja ini juga dibantu oleh Pemda Haltim tetapi tidak terlepas juga bantuan Swadaya warga setempat sehingga hari ini Gereja di resmikan.
"Dengan diresmikan gereja ini, semoga dapat mendidik, membina dan membersihkan hati yang kotor dan meningkatkan keagamaan yang baik," harapnya.
Terpisah, Ketua BPH Sinode GMIH Demianus Ice mengaku, peletakan dan peresmian dua Gereja ini merupakan satu kesatuan dalam mempertebal iman dan rasa cinta kepada tanah air. "Ini juga dapat nilai nilai yang diterapkan dan gereja juga bagian dari transformasi perubahan hidup," akunya.
Sedikit diketahui, Bupati Rudy Erawan tidak hanya meresmikan dan pelatakan batu pertama, tetapi acara tersebut juga disisipkan dengan bantuan lelang pembangunan Gereja Marantha Nanas sebesar Rp 200 juta dan Rp 20 juta untuk keperluan Gereja Jemaat Evata Tukur-Tukur. (pn)
(dx)

















