Home / Indomalut / Haltim

Rakor dan Serasehan Pembangunan Daerah Pemkab Haltim Resmi Dimulai

22 November 2017
Pemukulan Gong oleh Bupati Haltim sebagai tanda Rakor dan Sarasehan dimulai

MABA,OT- Rapat Koordinas dan Serasehan Pembangunn Daerah dengan tema "Stretegi Meningkatkan Daya Saing Maluku Utara" yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pengembangan Penilitian dan Pembangunan Daerah (BP4D) Kabupaten Halmahera Timur Maluku Utara, di aula Lantai I kantor Bupati, Selasa (21/11/2017) malam tadi Resmi dibuka oleh Bupati Rudy Erawan.

Dalam sambutanya, Rudy mengatakan, dokumen Rencana pembangunan jangka menengah daerah adalah sebuah dokumen perencanaan yang merupakan penjabaran dari visi, misi dan program Kepala Daerah. Dimana penyusunannya berpedoman pada rencana pembangunan jangka panjang nasional , Rencana

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi (RPJPD Provins), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD Provinsi) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Halmahera TImur yang merupakan amanat Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

"Dokumen RPJMD ini merefleksikan kegiatan-kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan Pemerintah  pada masa lima (5) tahun mendatang sekaligus menjadi pedoman dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) SKPD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) setiap tahun," katanya.

Dikatakan, seiring dengan pelaksanaan kegiatan ini, maka ada 3 hal pokok yang menjadi landasan atau fokus pembahasan yang merupakan agenda pembangunan di Haltim, diantaranya, mewujudakan Haltim yang maju, tentu ada keinginan untuk menjadikan capaian pembangunan yang meningkat dari kondisi sebelumnya, termasuk peningkatan dalam kesejahteraan masyarakat dengan terpenuhinya berbagai kebutuhan dasar serta tersedianya sarana dan prasarana dasar yang memadai.

"Dalam visi ini, maju merujuk pada beberapa hal, yaitu meningkatnya kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan akses terhadap pendidikan dan kesehatan. Juga, perbaikan infrastruktur daerah guna mendorong peningkatan perekonomian, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif," katanya.

Lanjut dia,  pada hakekatnya pembangunan bertujuan untuk mensejahterakan seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali, baik secara sosial, ekonomi, maupun keamanan. Pembangunan itu harus adil dan dirasakan oleh seluruh masyarakat, baik yang tinggal di perkotaan maupun perdesaan, atau yang tinggal di pesisir maupun yang di pedalaman. Namun, pada kenyataannya, pelaksanaan pembangunan selama ini masih menimbulkan kesenjangan di berbagai bidangpembangunan, baik dari aspek pertumbuhan ekonomi maupun.

"Saya menyampaikan imbauan dan ajakan kepada peserta rapat koordinasi dan sarasehan ini, agar memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya oleh karena itu, saya mintakan kepada peserta sekalian, khususnya bagi aparatur perencana pada seluruh sKPD agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan  sungguh-sungguh, sehingga dapat diperoleh manfaat dan menjadi bekal bagi saudara-saudara dalam melaksanakan tugas sehari-hari," ucapnya.

Terpisah, Kepala BP4D Ricky Chairul Richfat mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan ini adalah terwujudnya koordinasi dan komunikasi vang efektif dan efisien antar SKPD di lingkup pemerintah,  terutama berhubungan dengan tujuan pembangunan agar sesuai dengan visi dan misi serta sebagai momentum silaturahmi sesama pemangku kepentingan, guna berkonsultasi dan berkomunikasi terkait solusi pemecahan masalah yang dihadapi didaerah.

Disamping itu, untuk mendengar informasi-informasi terkini tentang dinamika dan tantangan pembangunan daerah dari para narasumber yang diyakini memiliki kemampuan dan keahlian tertentu dalam memecahkan masalah pembangunan yang dihadapi, disamping itu juga sebagai media kerjasama yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

"Pembahasan Rapat koordinasi dan sarasehan pembangunan memiliki agenda untuk menyamakan pandangan dan aksi dalam rangka memuwujudkan kondsi masyarakat Haltim, yang maju mandiri dan sejahtera sebagaimanan diamanatkan dalam dokumen RPJMD serta mengagendakan terciptanya kerjasama antar sesama Badan Perencanaan Daerah Kabupaten dan Kota dalam wilayah Provinsi Maluku Utara dalam sebuah forum Bersama yang akan menjadi forum kerjasama dan media komunikasi antar sesama Badan Perencanaan Daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi Maluku Utara," katanya.

Sekedara diketahui, dalam rapat tersebut, dihadiri narasumber, Bupati Haltim Rudy Erwan, Hein Namotemo, dan Rektor UNKHAIR Ternate, Husen Alting, serta dihadiri Wakil Bupati Ir Muhdin, Sekda Ir Moh Abdu Nassar seluru Pimpinan DPRD serata Pimpinan SKPD dilingkup pemerintahan. Kegiatan ini beralngsung selama tiga hari, mualai pada (21/11/2017) sampai Kamis (23/11/2017). (adv)
(dx)


Reporter: Rudi Mochtar

BERITA TERKAIT