MABA,OT- Untuk mengurangi tingkat pengangguran di kalangan Disabilitas di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara Direktora Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negri (PTKDN), bekerjasama dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Haltim, menggelar pembekalan peserta penciptaan wirausaha baru melalui Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Disabilitas, di penginapan masagena Desa Soigimalaha Kota Maba Haltim, Rabu malam (22/11/2017).
Kadis Transnaker Haltim, Imran Taher mengaku, melalui visi misi Bupati dan Wakil Bupati Haltim, yakni maju mandiri dan sejahtera, maka dibuatlah kelompok kerja yang nantinya bisa menjadi kelompok tenaga unggul mandiri dan sejahtera di Haltim ini.
"Kelompok kerja yang dibentuk ini dari kalangan masyarkat yang cacat atau Disabilitas," aku Imran dihadapan para peserta Disabilitas.
Dikatakan, pembentukan kelompok Disabilitas ini adalah tahap awal dalam tahun ini, dan pertama kali di Maluku Utara, maka baru dibentuk dua kelompok, yakni di Desa Bocoli Maba Selatan dan Inojaja Wasile Selatan.
"Dari hasil survei di lapngan, yang mencukupi kuota hanya dua desa di Haltim, dan masing-masing kelompok harus 20 orang. Kita masih uji coba, karena ini akan berlanjut di tahun depan," katanya.
Sementara, Kepala Seksi Penempatan Pengawasan dan Perlindungan Tenaga Kerja Ditnaker Haltim, Adiono Buton mengatakan, pembentuka kelompok kerja Disabilitas ini, bagian dari mengurangi angka pengangguran. "Jadi kelompok kerja yang di bentuk ini bagian dari mengurangi pengangguran," katanya.
Dijelaskan, Undang-undang Tenaga Kerja, dalam satu perusahan yang mempekerjakan 100 tenaga kerja, wajib menambhakan satu tenaga kerja Disabilitas. "Tetapi kenyataan di Haltim Disabilitas yang ada sangat tersisi, sehingga tidak terkafer," jelasnya.
Terpisah, Pemdamping Kelompok Bicoli Jaya, Ervin Tjan, meengaku bersyukur atas adanya program pembentukan Kelompok kerja Disabilitas ini, sebab dengan adanya bantuan yang diberikan, bisa membantu kebutuhan keseharian para Disabilitas ini.
"Sangat bersukur adanya bantuan ini dari Pemerintah, semoga ayang diberikan ini ada manfaat bagi kalangam Disabilitas yang ada," terangnya
Sekedar diketahui, melalui pembekalan tersebut, langsung dilakukan penyerahan berita acara bantuan sejumlah peralatan kebutuhan pembuatan sagu, karena kedua kelompok itu mengingikan untuk mengelola sagu.
(dx)

















