MABA,OT- Keberhasilan mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tentang Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2016, Bupati Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Rudy Erawan menerima Piagam Penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan RI perwakilan Maluku Utara, Selasa (14/11/2017) di Gamalama Room, Hotel Grand Dafam Bela Ternate.
BPK RI Perwakilan Malut menganugerahkan piagam penghargaan kepada pemerintah kabupaten/kota yang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), satu di antaranya Kabupaten Halmahera Timur (Haltim).
Bupati Haltim didampingi Kepala Inspektorat Endah Nurhayati dan Kepala BP4D Ricky Ch Richfat dan Kadis Keuangan Firdaus Duko, menerima penganugerahan piagam penghargaan tersebut dari Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Maluku Utara, Tri Budhianto.
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Maluku Utara, Tri Budhianto menjelaskan, dari Kementerian Keuangan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang mendapatkan WTP. Sebab, pemerintah daerah dianggap sudah melaksanakan semua kegiatannya dengan baik, sehingga bisa mencapai pencapaian standar tertinggi dalam akutansi dalam proses akuntabilitas.
“Ini ada imbasnya yakni dana transfer daerah, karena dana intensif daerah salah satu syarat adalah Opini WTP cukup disamping persyaratan lainnya. Ini menjadi salah satu kriteria pemerintah daerah untuk mendapat dana intensif daerah. Jadi tidak hanya sekedar penghargaan sebetulnya,” terangnya.
Atas nama menteri keuangan, Tri juga mengapresiasi atas perolehan WTP enam kabupaten/kota di Malut, dan Opini WTP bisa tetap dipertahankan dari tahun ke tahun.
Sementara Bupati Kabupaten Halmahera Timur, Rudy Erawan menyatakan, perolehan Opini WTP merupakan yang pertamakali untuk Haltim. "Kita rintis bukan dalam waktu singkat. Sejak lama kita rintis dari disclaimer kurang lebih 5 kali, terus WDP kurang lebih 5 kali. Sekarang baru WTP," ujarnya.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada BPK tim pemeriksaannya. Juga kepada segenap pimpinan SKPD dan jajarannya sudah bekerja dengan baik, membuat laporan keuangan dengan baik, pertanggung jawaban keuangan dengan baik, menyusun laporan keuangan dengan baik sehingga dapat peringkat tertinggi WTP dan terakhir berterima kasih kepada segenap masyarakat Halmahera Timur yang turut mendoakan bisa berhasil dalam pengelolaan keuangan daerah dengan lebih baik,” katanya.
Perlu diketahui, Pemda Haltim dibawah kepemimpinan Rudy Erawan selama dua periode kepemimpinannya, memerlukan waktu cukup lama untuk mendapatkan WTP. Pada periode pertama kepemimpinannya sempat 2 kali mendapatkan disclaimer. Kemudian pada 2012-2015 berhasil meraih WDP. Sehingga pada periode kedua kepemimpinan Rudy Erawan di tahun 2016 berhasil memperoleh Opini WTP dalam pengelolaan keuangan daerah. (Pn)
(dx)

















