MABA,OT- Berdasarkan data Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara (Malut), hingga Senin (22/1/2018) hari ini, jumlah pencari kerja di sudah mencapai 500 orang.
Jumlah itu rata-rata untuk bekerja di perusahaan tambang. "Data jumlah pelamar yang membuat kartu kuning per Janauari 2018 sudah berkisar 500 orang lebih. Dan itu rata-rata pelamar ke perusahaan pertambangan," ujar Kabid Tenaga Kerja Distransnaker Haltim Faisal, di ruang kerjanya, Senin (22/01/2018).
Dikatakan, dari 500 pelamar yang membuat kartu kuning tersebut merupakan pelamar yang sebagian besarnya berasal dari luar Haltim. "Ada juga dari Haltim, tapi paling banyak dari luar haltim. Misalnya, Manado," katanya.
Lanjut dia, meningkatnya jumlah pelamar di Haltim dikarenakan ada sejumlah perusahan yang saat ini membuka rekrutmen tenaga kerja. "Misalnya di PT Antam dan Sinar Terang Mandiri. Dua perusahan ini yang sedang membuka lowongan kerja makanya pembuatan kartu kuning juga meningkat," tandasnya.(dx)

















