HALBAR, OT - Dugaan ketidakberesan dalam tata kelola Pemerintahan Kecamatan Loloda Tengah (Loteng), Kabupaten Halmahera Barat, kian menguat. Sorotan tajam kini tertuju pada mantan Camat Loteng, Fabianus Atajalim, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Halmahera Barat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Fabianus diduga terlibat dalam proyek pembangunan Kantor Camat Loteng yang saat ini kondisinya mangkrak. Tak hanya itu, dugaan penyimpangan juga menyasar pada pengelolaan dana operasional kantor.
Selama menjabat, mantan Camat diduga tidak pernah melakukan pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK) maupun belanja operasional lainnya untuk kebutuhan pemerintahan kecamatan.
Untuk menjalankan roda pemerintahan, mantan Camat bersama mantan Bendahara disinyalir kerap menumpang di kantor desa sekitar dan menggunakan fasilitas ATK milik desa tersebut. Bahkan, setahun sebelum dilantik menjadi Kadishub, Fabianus disebut-sebut hampir tidak pernah berkantor atau terlihat melakukan aktivitas pelayanan di Loloda Tengah.
Menanggapi carut-marut tersebut, Ketua Kokam PDPM Halmahera Barat, Firmansyah Rajak, mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan pendalaman dan mengusut tuntas berbagai persoalan yang ditinggalkan oleh mantan Camat Loteng.
"Masalah ini harus didalami oleh Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk pihak Inspektorat yang memiliki kewenangan secara internal di Pemerintah Daerah (Pemda). Dampaknya sangat terasa di internal Pemerintahan Loteng saat ini yang berpotensi berjalan pincang karena harus 'lari kosong' tanpa dukungan operasional," tegas Firmansyah, Minggu (11/10/2026).
Dia mengaku mendapatkan fakta-fakta tersebut setelah melakukan perbincangan langsung dengan sejumlah sumber di Kecamatan Loloda Tengah.
Firmansyah mengkhawatirkan, jika masalah ini dibiarkan tanpa tindakan tegas, hal tersebut akan menjadi benalu bagi kepemimpinan Bupati James Uang dan Wakil Bupati Djufri Muhamad (JUJUR).
"Maka bukan hanya APH dan Inspektorat, Bupati dan Wakil Bupati juga harus mengambil sikap tegas. Jangan biarkan mantan Camat menjadi benalu dalam Pemerintahan JUJUR," pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, mantan Camat Loteng, Fabianus Atajalim, belum dapat memberikan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi telah dilakukan beberapa kali dengan mendatangi kantornya, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat.
(deko)

















