Home / Pariwisata / Event
07 April 2019

Pasca DXI 2019, Dispar Sula Jadwalkan 4 Event Promosi Wisata Tahun Ini

Suasana di wawancarai oleh media team DXI Deep And Extreme Indonesia kepada Kadis Pariwisata Sula, Muhammad Drakel didampinggi pemerhati pariwisata Sula, Syarfudin Koroy

JAKARTA, OT - Pasca mengikuti kegiatan DXI Deep And Extreme Indonesia Tahun 2019 di Jakarta, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut), berencana mengadakan empat ivent besar di Kepulauan Sula.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Kepulauan Sula, Muhammad Drakel didampingi pemerhati pariwisata Sula, Syarfudin Koroy, menyatakan, empat ivent yang rencananya akan dilangsungkan di Sula merupakan salah satu promosi objek wisata yang ada di Sula.

Kadispar Sula menyampaikan, hal dalam iven DXI Deep And Extreme Indonesia Tahun 2019, pihaknya sudah menyampaikan sejumlah hal penting yang berkaitan dengan potensi pariwisata di wilayah Kepulauan Sula maupun di Maluku Utara kepada pengunjung yang hadir.

Materi yang disampaikan mulai dari akses, pengembangan potensi pariwisata dan beberapa hal lainya menyangkut wisata yang da di Sula, "agar dengan mudah penggiat wisata yang ingin berkunjung nantinya pada ivent yang akan digelar tahun ini di Sula, sudah memiliki gambaran," kata Muhamnad Drakel.

Dia menjelaskan, iven yang rencananya akan digelar  diantaranya Festival Mak Saira pada bulan Juni, kemudian Festival Laur di bulan Oktober Festival Tanjung Waka di bulan September dan Festival Dot Talent di bulan yang sama pada tahun ini.

"Dari empat iven yang dijadwalkan tahun ini, kita akan lakukan Festival Mak Saira pada bulan Juni dengan taeget tamu dari luar daerah dan wisatawan mancanegara," ujar M Deakel seraya menyebut, kegiatan ini akan dibackup oleh Generasi Pesona Indonesia GenPI Malut dan Sula untuk bidang promosi.

Dia berharap, semua pihak terkait termasuk pengiat wisata yang ada di Maluku Utara khususnya di Kepulauan Sula untuk bekerja lebih keras sehingga pada kegiatan, tingkat kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Sula lebih banyak.(red)


Reporter: Randy Basri