TERNATE, OT – Euforia Piala Dunia 2026 kian terasa di Kota Rempah. Ribuan pendukung Tim Nasional Jerman di Ternate dipastikan bakal memadati kawasan Taman Film Benteng Oranje untuk menggelar aksi nonton bareng (nobar) pada laga kedua penyisihan Group E antara Jerman melawan Pantai Gading.
Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (21/6/2026) dini hari diprediksi akan menyedot perhatian besar dari pencinta sepak bola lokal, mengingat basis pendukung Die Mannschaft (julukan Timnas Jerman) di Maluku Utara dikenal sangat militan.
Kawasan bersejarah Benteng Oranje sengaja dipilih sebagai lokasi nobar karena atmosfernya yang terbuka dan mampu menampung antusiasme massa dalam jumlah besar.
Menandai krusialnya laga ini, perwakilan komunitas fans Jerman di Ternate mengimbau kepada seluruh penonton dan simpatisan yang hadir untuk tetap menjaga kondusifitas kota.
Mereka meminta komitmen bersama agar keamanan dan ketertiban umum tetap terjaga dengan baik, mulai dari sebelum sepak mula (kick-off) hingga selesainya pertandingan.
"Kami meminta seluruh rekan-rekan fans dan penonton yang hadir di Benteng Oranje nanti untuk sama-sama menjaga ketertiban. Rivalitas atau keseruan hanya ada di dalam layar, sementara di luar kita semua adalah bersaudara. Mari tunjukkan bahwa fans di Ternate adalah penonton yang tertib," ujar Thamrin Marsaoly, salah satu fans fanatik Der Panzer di Ternate.
Daya tarik nobar kali ini dipastikan makin ramai dengan rencana hadirnya orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Ternate.
Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, yang juga dikenal luas sebagai salah satu pendukung setia Timnas Jerman, direncanakan bakal ikut membaur bersama warga di kawasan Taman Film Benteng Oranje.
Kehadiran Wali Kota tidak hanya untuk memberikan dukungan moral bagi tim kesayangannya, tetapi juga memantau langsung jalannya kegiatan publik agar berjalan aman, bersih, dan lancar.
Bagi para pencinta sepak bola di Ternate, agenda nobar ini menjadi momentum tepat untuk merasakan atmosfer ketatnya persaingan Group E Piala Dunia 2026, sekaligus menikmati ruang terbuka publik di pusat kota dengan tertib dan damai.
(fight)










