TERNATE, OT – Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Maluku Utara. Klub kebanggaan masyarakat Moloku Kie Raha, Malut United FC, dikabarkan bakal melakukan perombakan besar-besaran, mulai dari pergantian nama klub hingga perpindahan home base (markas) untuk mengarungi musim kompetisi 2026-2027.
Berdasarkan salinan surat resmi yang didapatkan redaksi indotimur.com dari sebuah WhatsApp Group (WAG) pada Jumat (19/6/2026) siang, surat bernomor 25 / MMS- MUtd / VI / 2026 tersebut dikeluarkan oleh PT. Malut Maju Sejahtera selaku badan hukum yang menaungi klub Malut United FC.
Surat yang ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Dirk Soplanit dan Direktur Zainuddin Umasangadji tertanggal 17 Juni 2026 itu ditujukan kepada Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta.
Dalam perihal surat, secara eksplisit tertulis: "PERUBAHAN NAMA KLUB MALUT UNITED FC DAN PERPINDAHAN HOME BASE"
Pihak manajemen PT. Malut Maju Sejahtera menjelaskan bahwa keputusan besar ini diambil setelah dilakukan evaluasi internal antara Pengurus Badan Hukum dan Manajemen Klub dalam rangka menyambut Musim Kompetisi tahun 2026–2027.
Adapun rincian perubahan mendasar yang diajukan dalam surat pemberitahuan tersebut meliputi, Perubahan Nama Klub, dari sebelumnya Malut United FC berubah menjadi JATENG UNITED FC.
Selain itu, surat tersebut juga menjelaskan perpindahan domisili / Home Base, dari yang semula berkedudukan di Provinsi Maluku Utara dengan markas di Stadion Gelora Kie Raha Ternate, kini berpindah ke Provinsi Jawa Tengah di Stadion JATIDIRI – Semarang.
Langkah ini disebut merujuk pada Keputusan Kongres Biasa PSSI nomor: 10/KEP/1-2023 tentang Pengesahan Perubahan Nama, Domisili, Dan Perubahan Kepemilikan Badan Hukum Klub Anggota PSSI.
"Demikian pemberitahuan kami untuk diketahui dan diproses selanjutnya oleh PSSI dan PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) sesuai ketentuan Organisasi yang berlaku," tulis manajemen PT. Malut Maju Sejahtera dalam penggalan surat tersebut.
Surat pemberitahuan ini juga ditembuskan secara resmi kepada Direksi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) di Jakarta serta Pengurus ASPROV PSSI Provinsi Jawa Tengah di Semarang.
Hingga berita ini dipublish, indotimur.com masih terus berupaya menghubungi pihak manajemen PT. Malut Maju Sejahtera maupun perwakilan resmi Malut United FC guna mendapatkan konfirmasi lebih lanjut, klarifikasi, serta latar belakang mendalam di balik keputusan yang diprediksi bakal memicu reaksi keras dari para pendukung setia Laskar Kie Raha tersebut.
(fight)










