Home / Ekonomi / Bisnis

TPID Kota Ternate Raih Penghargaan dari Menko Perekonomian

05 Januari 2021

TERNATE, OT - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ternate, mendapat apresiasi dalam mengendalikan harga barang dan menjamin ketersediaan bahan pokok di kota Ternate.

Pasalnya, sepanjang tahun  2020, di Kota Ternate, tidak terjadi kelangkaan bahan pokok dan lonjakan harga barang, meski di tengah pandemi covid-19.

Atas prestasi itu, TPID  Kota Ternate meraih penghargaan dari Menko Perekonomian sebagai terbaik kedua dalam pengendalian inflasi.

Penghargaan diserahkan perwakilan Bank Indonesia kepada Sekretaris Kota (Sekkot) Jusuf Sunya dalam rapat TPID, di kantor Wali Kota, baru-baru ini.

Sekkot Ternate Jusuf Sunya, menyampaikan, apresiasi dan penghargaan atas kinerja TPID Kota Ternate, dalam pengendalian inflasi serta menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok.

Atas kinerja tersebut, Kota Ternate mampu meraih penghargaan sebagai pengendali inflasi terbaik kedua setelah Mataram.

Menurutnya, prestasi ini prestasi yang harus terus dipertahankan, apalagi penghargaan ini diberikan langsung Menko Perekpnomian Airlangga Hartarto.

Dia mengaku, penghargaan ini bukan yang pertama, namun dalam beberapa tahun belakangan Kota Ternate juga meraih penghargaan yang sama. 

"Kalau tahun kemarin (2019-red) Kota Ternate•berada di peringkat terbaik ketiga, alhamdulillah tahun ini naik menjadi terbaik kedua. Mudah-mudahan di tahun 2021, meningkat menjadi terbaik pertama. Sehingga kinerjanya terukur. Sebab pada posisi kedua ini, nilai kita dengan Mataram selisihnya kecil," terang Sekkot. 

Orang nomor tiga di jajaran Pemkot Ternate itu juga menyampaikan, pengendalian inflasi tetap disinergikan dengan  Forkopimda dan semua instansi vertikal beserta stakholder. Sebab pengendalian inflasi membutuhkan peran dari semua instansi yang ada di Kota Ternate. 

"Masalah pangan ini semua harus saling bahu-membahu, bekerja bersama," tukasnya.

Sementara itu, terkait ketersediaan bahan kebutuhan pokok, TPID telah melakukan evaluasi dan proteksi ketersediaan pasokan hingga akhir triwulan IV.

Meski baru saja merayakan natal dan tahun baru (nataru) TPID memastikan, bahan pokok tetap tersedia  untuk mencukupi kebutuhan warga.  (thy)


Reporter: Ibenk