Home / Ekonomi / Bisnis

Ini Penyebab Sejumlah Harga Bapok di Ternate Naik

25 Juni 2022

TERNATE, OT - Jalang hari raya Idul Adha harga sejumlah bahan pokok (bapok) pada sejumlah pasar di Kota Ternate mengalami kenaikan.

Data yang dikantongi indotimur.com menyebutkan, kenaikan bapok pada sejumlah pasar di Kota Ternate bahkan mencapai 40 persen.

Pada pasar Barito di Kelurahan Gamalama Ternate Tengah, harga bawang merah yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 45.000 per kg kini naik menjadi Rp 60.000 per kg.

Tomat per kg dijual dengan harga Rp, 24,000,- padahal sebelumnya hanya Rp 20.000,- harga cabe rawit dari Rp 80.000 per kg naik menjadi Rp, 100.000, begitu juga cabe keriting yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 35.000, kini naik menjadi Rp, 60.000 per kg.

Fitria, salah satu pedagang barito, yang ditemui indotimur.com di pasar Barito mengaku, sebagian besar bapok dipasok dari luar Ternate, "pedagang di sini, rata-rata ambil bawang, rica dan tomat dari luar, ada juga dari lokal tapi tidak banyak, kebanyakan dari Manado dan Surabaya," katanya.

Dia menyebut, kenaikan harga bapok dipicu mahalnya ongkos bongkar muat, "hampir sebagian barito ini, diambil dari Manado dan Surabaya dengan menggunakan jalur kapal, biaya bongkat muat terlalu tinggi," tukas Fitria.

Hal senada juga diungkapkan Haris, salah satu pedagang bapok di pasar Bastiong, "iya, karena kita ambil dari Manado lewat jalur laut sehingga biaya bongkar muat cukup mahal, mau tidak mau kita harus menaikan harga jual," kata Haris.

Dia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mengintervensi harga bongkar muat agar tidak terlalu memberatkan pedagang, "apalagi ini dekat lebaran, kebutuhan meningkat, pasti harga barang tambah naik," cetusnya.

Dia menjamin ketersediaan bapok dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Ternate saat hari raya, "kalau stok insya Allah mencukupi, kemarin baru order, mudah-mudahan sehari dua sudah masuk," ujar Haris optimis.

 (tima)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT