Home / Advertorial / Bappelitbangda

Sekda Kota Ternate Tutup Forum Perangkat Daerah dan Musrembang RKPD Kota Ternate

21 Maret 2025

TERNATE, OT - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly secara resmi menutup kegiatan Forum Perangkat Daerah dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 di Royal Resto, pada Kamis (20/3/2025).

Sebelumnya, Pemerintah Kota Ternate melalui Bappelitbangda telah melaksanakan agenda twrsebut sejak Rabu (19/3/2025).

Saat memberikan sambutan pada penutupan Forum Perangkat Daerah dan Musrembang RKPD, Sekda Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly menyampaikan, Pemerintah Kota Ternate di bawah kepemimpinan Dr M Tauhid Soleman dan Nasri Abubakar telah berkomitmen untuk menyelesaikan satu visi, enam misi dan 18 program prioritas dalam kurun waktunlima tahun ke depan.

Menurut Sekda, ada beberapa catatan yang menjadi substansi dari Musrembang RKPD tahun 2026. Karena, ada pekerjaan rumah yang belum sempat diselesaikan pada periode pertama Ternate ANDALAN.

“Maka dengan periode kedua Ternate Berbenah ini dari sejumlah program-program yang belum terselesaikan melalui APBN dan APBD ini bisa terselesaikan sampai pada tahun 2030,” ujarnya.

Mantan Kepala Bappelitbangda Kota Ternate itu menambahkan, sejumlah rumusan-rumusan yang disampaikan dari perwakilan masing-masing bidang, merupakan hasil dari proses Musrembang dari tingkat Kelurahan, Kecamatan dan Komunitas.

Sehingga, sejumlah usulan-usulan itu harus diperjuangkan untuk bisa berkompilasi, bersinergi dari sejumlah usulan OPD dalam bentuk Renja, agar bisa segera diimplementasikan.

“Maka apa yang sudah dirumuskan pada forum ini, harus benar-benar melihat urgensi sejumlah usulan, kareana yang nantinya diakomodir sejumlah isu, sejumlah permasalahan itu langsung bisa terselesaikan atau dieksekusi," terangnya.

Meski demikian, Sekda mengaku keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala, tetapi dengan melakukan rasionalisasi, maka kebijakan-kwbijakan urgensi bisa dilakukan.

Sekda juga menekankan bahwa rasionalisasi bukan pada pemangkasan anggaran di OPD. "Tetapi, kita ingin melihat dari anggaran yang belum urgen bisa dirasionalisasi pada kebutuhan dan permasalahan yang lebih urgen dan prioritas.

Orang nomor tiga di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu juga meminta OPD untuk melihat urgensi program dan kegiatan yang pro rakyat dan untuk kepentingan orang banyak.

“Maka setiap OPD tidak harus berfikir bahwa rasionalisasi atau efisiensi anggaran hari ini yang dilakukan, bukan soal pemangakasan anggaran, Tapi dengan anggaran itulah kita rasionalisasi ke program yang urgen yang dapat menyelesaikan sejumlah program kegiatan untuk kepentingan dan kebutuhan bagi masyarakat kota Ternate,”tegasnya.

 (fight)


Reporter: Gibran

BERITA TERKAIT