Home / Advertorial / Bappelitbangda

Pemkot Minta Warga Ternate Ikut Pantau Penanganan Sampah

20 Januari 2023

TERNATE, OT - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, melalui Bappelitbangda meminta masyarakat Ternate ikut memantau dan mengawasi program penanganan sampah berbasis partisipatif yang digagas pemerintah.

Untuk menunjang program penanganan sampah berbasis partisipatif, Pemkot Ternate melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyiapkan puluhan armada sampah roda tiga (kaisar) pada sejumlah Kelurahan di Kota Ternate.

Kehadiran armada sampah roda tiga, diharapkan dapat mengatasi masalah sampah di lingkungan (RT/RW) di Kelurahan-Kelurahan

Pada tahap pertama, kaisar ini disalurkan pemerintah sebanyak 50 unit yang tersebar di 3 kecamatan, di antaranya Kecamatan Ternate Tengah, sebagian wilayah Ternate Utara dan sebagian lagi di Ternate Selatan.

Ada operator khusus yang dipekerjakan dalam operasional kaisar, bahkan Lurah dan perangkat Kelurahan serta masyarakat juga dilibatkan sebagai pengawas dalam penanganan sampah di masing-masing Kelurahan.

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate. H Rizal Marsaoly mengatakan, penanganan sampah berbasis partisipatif merupakan gagasan Pemkot dalam menangani problem sampah di Ternate.

"Tentu karena bersifat partisipatif, maka peran semua pihak dibutuhkan dalam menangani sampah, termasuk mengawasi kinerja petugas atau operator armada pengangkut sampah di lingkungan RT/RW," kata Rizal baru-baru ini.

Menurutnya, untuk mengatasi masalah sampah di Kota Ternate, membutuhkan kerja keras dan kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat, "pemeeintah butuh dukungan terutama masyarakat, sehingga kami minta masyarakat juga ikut mengawasi kinerja petugas kebersihan atau oparator armada sampah roda tiga di lingkungan masing-masing " ujarnya.

Mantan Kadis Perkim Kota Ternate itu menegaskan, jika ditemukan ada armada sampah roda tiga yang digunakan di luar dari penanganan sampah, maka masyarakat langsung melaporkan ke aparatur Kelurahan, Kecamatan atau langsung ke DLH maupun Bappelitbangda Kota Ternate.

"Jika melihat atau mengetahui ada armada sampah yang digunakan untuk kepentingan pribadi di luar dari fungsinya, maka masyarakat langsung melapor ke Lurah, Camat atau langsung ke DLH maupun ke Bappelitbangda untuk ditindak lanjuti," sebut Rizal seraya menyebut operator maupun Lurah akan diberi sanksi jika terbukti menggunakan armada sampah bukan pada fungsinya.

 (tima)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT