Home / Advertorial / Bappelitbangda

Pastikan Penyerapan DAK Maksimal, Wali Kota Road Show ke OPD Pengelola DAK

29 Juni 2022
Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman

TERNATE, OT - Untuk mempercepat progres realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahap I tahun anggaaran 2022, Wali Kota Ternate, M.Tauhid Soleman, langsung melakukan on the spoot ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola DAK di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate.

Salah satu OPD yang menjadi atensi Wali Kota adalah Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate.

Wali Kota Ternate, M.Tauhid Soleman mengatakan, progres DAK tahap I terus digenjot, "yang utama itu pada Dinas Pendidikan, saya press kuat, karena itu mereka pulang kerja sampai jam 1 dinihari," kata Wali Kota.

Orang nomor satu di jajaran Pemkot Ternate sangat yakin proses percepatan progres DAK tahap I bisa terpenuhi sebelum memasuki deadline waktu.

"Kami bisa sampai ke pencairan tahap II, namun yang dikejar itu sebelum 21 Juli nanti sudah bisa data ini terupload di Onspam milik KPKNL," ujarnya.

Terpisah, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly menjelaskan, Wali Kota sangat serius dan fokus mengurus penyereapan DAk.

"Kemarin Wali Kota bersama unsur terkait lainnya melakukan roadshow pada sejumlah OPD termasuk Dinas Pendidikan, DPKAD dan sejumlah OPD lainnya untuk memastikan progres DAK, hari ini juga rencananya akan turun langsung ke DPKAD untuk memastikan progres DAK," terangnya.

Menurutnya, harapan besar Wali Kota Ternate sebelum pada 21 Juli nanti, semua OPD pengelola DAK telah menginput kontrak-kontrak paketnya di aplikasi Omspan.

"Input ini sebagai prasyarat pencairan tahap kedua nanti, sehingga jika dilihat paket dari Dinas Pendidikan itu hanya tinggal 7 paket sadang dalam proses, dari total 20 paket lebih," ungkapnya.

Rizal juga menegaskan, intervensi Wali Kota merupakan wujud komitmen dalam menggerakan OPD pengelola DAL agar bergerak lebih cepat. "Jika tak di intervensi seperti ini, maka OPD ini akan lambat dalam bekerja," cecarnya.

Untuk memastikan progras DAK, sambung Rizal, pihaknya juga akan melakukan instrumen monitoring dan evaluasi (monev), untuk mengecek langsung lokasi pekerjaan di lapangan, karana Bappelitbangda berkepentingan merumuskan kepentingan DAK pada 2023 nanti.

"OPD tehnis ini jangan main-main, kami akan pantau terus setiap progres pekerjaan fisik yang sumbernya dari DAK," pungkas Rizal.

 (tima)


Reporter: Gibran
Editor: Fadli

BERITA TERKAIT