Home / Advertorial / Bappelitbangda

Mulai Bulan Depan Pemkot Ternate Rencana Terapkan Pengelolaan PAD Berbasis Digital

09 Maret 2022
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly

TERNATE, OT - Mulai bulan depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mulai menerapkan pengelolaan keuangan berbasis digital, untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate tahun 2022.

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Maluku Utara, Rizal Marsaoly mengatakan, rencananya mulai bulan depan Pemkot sudah menerapkan penegelolaan keuangan berbasis digital, dalam mengenjot PAD.

Menurutnya, pengelolaan keuangan berbasis digital ini masuk dalam perencanaan khusus dalam meningkatkan PAD Kota Ternate.

"Jadi perencanaan khusus untuk peningkatan PAD, kami di bulan depan, sudah mengimplementasi perjanjian pengelolaan keuangan secara digital," kata Rizal di ruang kerjanya, Rabu (9/3/2022).

Sebagai langkah awal impelemntasi pengelolaan keuangan berbasis digital, kata Rizal, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan rapat bersama kepala OPD pengelola PAD, seperti Dishub, Dinas Parawisata, PUPR, BP2RD dan Dinas Perkim.

"Pengelolaan keuangan berbasis digital untuk memaksimalkan PAD pada setiap OPD pengelola akan kita awali dengan rapat koordinasi bersama pimpinan-pimpinan OPD pengelola PAD di Kota Ternate " katanya.

Dikatakan Rizal, Dinas Parawisata, yang menjadi salah satu pengelola PAD akan didorong untuk mengoptimalkan semua potensi-potensi PAD pada destinasi, "misalnya argowisata di Kelurahan Loto, penataan pantai Sulamadaha dan pantai Kastela," ujarnya.

Penerapan pengelolaan keuangan berbasis digital ini juga akan menjadi indikator penilaian OPD pengelola PAD, sejauh mana OPD itu mampu mengelola potensi daerah.

"Seperti Dinas Perhubungan yang melihat retribusi parkir-patkir yang ada di kota ini, Dinas Perindag memaksimalkan pendapapatan yang telah diberikan dari BP2RD ini akan di optimalkan," sebutnya.

Menurut Rizal, pada Kamis besok, pihaknya akan mengundang sejumlah OPD untuk menggelar rapat terbatas untuk membicarakan pemanfaatan Plaza Gamalama.

"Kami intervensi ini untuk mengetahui apa yang menjadi kendala sehingga pemanfaatan itu belum dilakukan, agar bisa optimalkan sumber pendapatan baru," pungkasnya.

 (tima)


Reporter: Gibran

BERITA TERKAIT