Home / Advertorial / Bappelitbangda

LKPJ Wali Kota Ternate 2021, Dijadwalkan 17 Meret Mendatang

Musrembang Digelar Tanggal 24 Bulan Ini
05 Maret 2022
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly

TERNATE, OT - Musrenbang tingkat Kota untuk persiapan penyusunan RKPD Kota Ternate tahun 2023 akan didahului dengan LKPJ Wali Kota akhir tahun 2021.

LKPJ akhir tahun rencananya akan disampaikan ke DPRD Kota Ternate pada 17 Maret mendatang.

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan, sebagaimana peraturan yang berlaku, LKPJ Bupati, Wali Kota, maupun Gubernur disampaikan tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. 

"Sehingga sebelum akhir Maret, kita sudah harus sampaikan. Bappelitbangda mengagendakan LKPJ Wali Kota akan disampaikan pada tanggal 17 bulan ini. Dokumen LKPJ Wali Kota sudah disiapkan," ujar Rizal, baru-baru ini di kantor Bappelitbangda.

Menurutnya, Musrenbang tingkat Kota akan digelar pada tanggal 23 dan 24 bulan ini yang didahului dengan forum OPD pada tanggal 23, "kemudian Musrenbang tingkat Kota pada tanggal 24 Maret," sebutnya.

Rizal menargetkan, tahapan perencanaan ini bisa selesai lebih awal, sehingga tahapan pembahasan LKPD bisa dilakukan dengan lebih maksimal. 

"Jadi tidak ada lagi istilah mendesak-mendesak. Semua harus dimatangkan. Dan jadwal perencanaan kami sesuaikan dengan aturan yang berlaku, dan harus tepat waktu," tukasnya.

Disamping itu, Rizal juga menyatakan, tahun ini ditargetkan penyampaian APBD 2023 bisa dilakukan lebih awal, sehingga target untuk memperoleh DID di 2023 bisa terealisasi.

"Kita menunggu saja LPP APBD (2021-red) yang sementara diaudit oleh BPK. Dengan harapan pemerintah kota bisa meraih WTP yang menjadi salah satu parameter dalam mendapatkan DID di 2023," terangnya.

Mantan Kadis Perkim Kota Ternate itu menambahkan, ada tiga parameter untuk mendapat DID. Salah satunya adalah APBD tepat waktu yang sudah diraih oleh Pemkot. Selanjutnya tinggal menunggu hasil audit oleh BPK untuk memperoleh WTP.

"Dua diantaranya sudah diperoleh Pemkot, dan tersisa WTP. Untuk WTP, kita tinggal menunggu hasil audi dari BPK saja. Kemarin sudah exit, dan tanggal 8 tinggal dilakukan pemeriksaan rinci," tutupnya.

 (tima)


Reporter: Gibran

BERITA TERKAIT