Home / Advertorial / Bappelitbangda

Identifikasi Masalah, Bappelitbangda Kota Ternate Turun Langsung ke OPD

11 Mei 2022
Kepala Bappelitbangda saat menggelar pertemuan dengan jajaran Dinas Kesehatan Kota Ternate

TERNATE, OT - Untuk memastikan kegiatan dan program Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate tahun anggaran 2022, Bappelitbangda Kota Ternate, Rabu (11/5/2022) melakukan rapat  pemantauan optimalisasi pelaksnaan program pada Dinkes Kota Ternate tahun anggaran 2022.

Kegiatan yang dilangsungkan di kantor Dinkes Kota Ternate itu, dihadiri langsung Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly.

Kepada indotimur.com Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan rapat pemantauan program Dinkes tahun anggaran 2022 ini, juga dirangkai dengan finalisasi persiapan RKPD 2023.

"Jadi tadi ini, saya kumpul seluruh pejabat struktural yang dipimpin langsung oleh Kadinkes, seluruh Kepala Puskesmas dan Kepala RSUD. Karena implementasi, indikator kerja utama dalam RPJMD itu ada Dinkes di dalamnya," kata Rizal.

Menurutnya, dengan turun langsung ke OPD merupakan bagian dari penekanan sekaligus penegasan seluruh jajaran di pelayanan bidang kesehatan ini untuk bisa bekerja lebih ektra.

"Memang betul secara langsung ada beberapa kegiatan bidang kesehatan ini sangat terlihat lambat penyerapannya," aku Rizal.

Dia mengaku, dalam rapat tersebut banyak hal yang harus dievaluasi khususnya pada pelayanan di Puskesmas.

"Evaluasi ini begini, bahwa ada beberapa pelayanan disana yang Pemkot Ternate dalam hal ini Dinkes, harus turun tangan langsung. Mislanya harus ada tambahan armada ambulance, tambahan alat kesehatan (kursi roda, kursi diabetes center dan beberapa fasilitas lain) yang selama ini sangat minim," jelasnya.

Mantan Kadispar ini menambahkan, selama ini, Dinkes Ternate, tak pernah memberikan informasi sedetail ini. "Sehingga tujuan dari turun langsung, agar mengetahui secara detail informasi apa yang jadi permasalahan bidang kesehatan selama ini.

"Informasi cukup jelas mulai dari Moti dan Batang Dua. Karena ada Puskesmas di Batang Dua tahun depan nanti sudah bisa persiapkan, agar bisa rawat inap, sehingga itu saat ini harus bagimana kesiapannya," akunya.

Ia sendiri menyatakan, saat pantau ke Batang Dua kemarin, banyak hal yang belum siap. Mulai dari SDM dan mobiler belum siap saat ini.

"Dari itulah, kami akan membuat perispan untuk menuju ke rawat inap ini insa allah di Puskesmas Batang Dua. Namun, paling tidak sejumlah dokter yang di tempatkan di Batang Dua, cepat-cepat minta pulang itu tak boleh dan jika kedapatan saya tekan ke Kadis langsung diganti," ungkapnya.

Disinggung program pirotas Dinkes apa saja yang paling urgen di tahun ini, Rizal mengaku salah satunya itu seperti penanganan stunting, pelayanan dasar kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu, memberikan fasilitas kesehatan kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan.

"Intinya bagimana di samping program fisik yang telah dibangun ini, tetapi jangan melupakan program dasar kepada masyarakat, terutama bantuan langsung kepada masyarakat miskin. Sehingga itu yang saya dorong dihadapan Kadinkes dalam rapat tadi," pungkasnya.

 (tima)


Reporter: Gibran

BERITA TERKAIT