Home / Indomalut / Ternate

Disperindag Lemah Menata Pedagang di Pasar Syariah Bahari Berkesan

Minta Bantuan Camat dan Lurah Gelar Rapat Bersama Pedagang
03 Februari 2023
Kondisi pasar Syariah Bahari Berkesan tidak ditempati para pedagang

TERNATE, OT - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate tidak memiliki skema menata para pedagang yang menempati pasar Syariah Bahari Berkesan di Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara.

Pasalnya saat ini, hampir sebagian besar pedagang tidak lagi menempati gedung yang dibangun oleh Pemerintah, melainkan berjualan di bahu jalan sekitar pasar tersebut.

Berdasarkan data Disperindag Kota Ternate, jumlah pedagang yang menempati pasar Syariah Bahari Berkesan sebanyak 50 pedagang, namun saat ini, hanya terdapat 5 pesgang yang menempati gedung pasar, sedangkan 39 pedagang lainnya lebih memilih berjulan di tepi jalan atau emperan gedung pasar.

.

Kepala Disperindag Kota Ternate, Muchlis Djumadil membenarkan kondisi tersebut.

Kata dia, dari 50 pedagang barito maupun pedagang ikan yang tercatat memiliki tempat atau lapak di dalam gedung pasar Syariah Bahari Berkesan, hanya 5 pedagang yang masih menempati lapak mereka, sedangkan 39 pedagang lainnya memilih berjualan di luar gedung atau di tepi jalan.

"Para pedagang tidak berjualan di dalam pasar, karena ada sebagian warga yang berjualan di emperan jalan, sehingga para pedagang yang sebelumnya berjualan di dalam pasar, ikut keluar berjualan di emperan dengan alasan jualan tidak laku," kata Muchlis, baru-baru ini.

Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi Disperindag dalam mengatur atau menata para pedagang adalah budaya pembeli. "Karena mungkin  budaya kita membeli sesuatu itu, tinggal turun langsung beli, jadi di emperan jalan itu lebih gampang, dibandingkan masuk ke pasar," ucapnya. 

Meski begitu, Muchlis memastikan, para pedagang yang berjualan di emperan jalan, akan segera ditertibkan, setelah pihak Kecamatan dan Kelurahan serta RT/RW pada dua kelurahan melakukan rapat koordinasi.

"Tentu akan ditertibkan, tapi kita masih menunggu rapat koordinasi antara Camat, Lurah maupun RT/RW dua kelurahan yaitu Kelurahan Gambesi dan Sasa," kata Muchlis seraya menyebut pihaknya telah menyepakati bersama Camat serta Lurah Jambula dan Gambesi. 

"Jadi sebelum dilakukan penertiban pedagang yang berjualan di emperan jalan, maka Lurah dan Camat setempat terlebih dulu melakukan rapat bersama dengan pedagang, sehingga hasilnya seperti apa baru disampaikan ke kita, setelah itu hasilnya seperti apa baru ditindak," tegas Muchlis mengakhiri.

 (tima)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT