TERNATE, OT - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pos pelayanan "Pojok Pajak" milik Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) di Jatiland Mall, Rabu (16/9/2026).
Dr Rizal mengapresiasi inovasi jemput bola yang digagas Kepala BP2RD, Mochtar Hasim dalam mengoptimalkan potensi-potensi pajak dan retribusi.
Menurutnya, pelayanan pembayaran pajak dan retribusi secara langsung di ruang publik sangat sejalan dengan arahan Wali Kota Ternate untuk mengoptimalkan pendapatan daerah sekaligus mendekatkan akses ke masyarakat.
Melalui Pojok Pajak ini, wajib pajak (WP) bisa mengurus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak restoran, hingga jenis pajak daerah lainnya sembari beraktivitas di pusat perbelanjaan tanpa harus repot mendatangi kantor BP2RD.
Sekda menilai, kehadiran layanan Pojok Pajak terbukti memberikan hasil konkret dalam waktu singkat, "tadi ada laporan dari petugas di lapangan, hari ini ada pembayaran pajak sebesar Rp6 juta hanya dalam tempo 1,5 jam pelayanan," terang Sekda seraya menyebut pada pekan lalu BP2RD membukukan penerimaan hingga kurang lebih Rp10 juta pada layanan Rabu Melayani di pusat perbelanjaan Jatiland Mall.
"Saya melihat mereka bekerja di ruang terbuka, sehingga masyarakat yang ingin membayar pajak bisa langsung mampir. Artinya, warga yang punya kesibukan lain dan tidak sempat ke kantor BP2RD kini memiliki akses yang jauh lebih terbuka," ujar Rizal kepada sejumlah wartawan termasuk indotimur.com di lokasi.
Melihat efektivitas program ini, Sekda Ternate memberi apresiasi atas inovasi jemput bola pada program Rabu Melayani di Jatiland Mall yang digagas BP2RD Kota Ternate. "Ini sebuah inovasi yang luar biasa, saya mengapresiasi inovasi BP2RD," tukasnya.
Sekda juga meminta BP2RD untuk tidak hanya berfokus di Jatiland Mall, tetapi juga memperluas jangkauan layanan ke titik strategis lain di wilayah Ternate Utara, Ternate Tengah, hingga Ternate Selatan.
Selain perluasan lokasi, Rizal menekankan pentingnya transparansi informasi publik. BP2RD diminta aktif menyebarkan jadwal dan lokasi pelayanan melalui pamflet (flyer) atau media sosial agar masyarakat dapat mempersiapkan dokumen pembayaran jauh-jauh hari.
"Program ini tetap harus didukung. Pemilihan lokasi di pintu masuk mal sangat tepat karena menjadi pusat aktivitas perekonomian warga di tengah kota," pungkasnya.
(fight)














