Home / Ternate Andalan

Sekda Ternate Minta Pelaku Usaha Transportasi Bersinergi

Ajak Ojek dan Sopir Pangkalan serta Driver Online Bersatu Jaga Ternate
10 Februari 2026
Sekda Kota Ternate, Dr H Rizal Marsaoly, SE MM

TERNATE, OT – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly meminta para pengemudi ojek online (ojol) baik kendaraan roda dua maupun roda empat serta para ojek dan sopir pangkalan di kota rempah untuk saling mendukung tanpa harus saling menyalahkan terkait zona.

Hal itu disampaikan Sekda Kota Ternate, usai menghadiri Launching Warkop Ojol Kamtibmas Jaga Kie Raha yang digagas oleh Satlantas Polres Ternate, di kawasan pusat kuliner rempah.

Laumcing Warkop Ojol Kamtibmas Jaga Kie Raha diresmikan langsung Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Stephen M. Napiun didampingi Wali Kota Ternate Dr H M Tauhid Soleman, Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto dan pejabat Pemprov Maluku Utara.

Turut hadir dalam agenda tersebut, unsur Forkopimda Kota Ternate, Wakil Wali Kota, Sekretaris Derah Kota Ternate, para pumpinan OPD, pelaku usaha serta puluhan driver ojol maupun ojek/sopir pangkalan di Kota Ternate.

.

Sekda Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Maluku Utara beserta jajaran yang telah menginisiasi program ini,

Menurutnya, program Warkop Ojol Kamtibmas Jaga Kie Raha, sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Ternate dalam melakukan pemberdayaan sekaligus menciptakan kondisi kamtibmas yang aman, nyaman dan tertib di wilayah Kota Ternate.

Sebagai kota jasa dan perdagangan, Kota Ternate harus memberi rasa aman, nyaman dan tertib bagi warga Ternate dan para pendatang (wisatawan).

Orang nomor tiga di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu juga menilai, sejumlah peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu di Pelabuhan Armada Semut Mangga Dua dan areal Bandara Sultan Baabullah Ternate hanya miskomunikasi.

“Masalah itu sebenarnya terjadi, karena miskomunikasi antara ojol dan sopir pengkalan, tetapi pada kesempatan ini saya mau sampaikan kalau para ojol maupun sopir pangkalan mereka sama-sama mencari rejeki,” kata Sekda.

Pemerintah Kota Ternate selaku fasilitator dan regulator akan menata atau mengatur keberadaan ojol, ojek dan sopir pangkalan termasuk angkutan umum terkait zona umum dan zona khusus, sehingga kedepan, tidak ada lagi permasalahan.

“Nanti akan ditata, diatur oleh Dinas Perhubungan terkait zona khusus dan zona umum, sehingga kedua pihak saling memahami zona masing-masing, agar tidak lagi terjadi kesalahpahaman," tukasnya.

Sekda juga mengapresisi keberadaan ojol, ojek dan sopir pangkalan di Kota Ternate, "keberadaan ojol, kemudian ojek dan sopir pangkalan termasuk angkutan kota (angkot) turut memberi nilai positif bagi perkembangan kota ini, mereka telah ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah," pungkasnya.

 (fight)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT