TERNATE, OT - Untuk mastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (bapok) dan keterjangkauan harga, Wali Kota Ternate, Dr M Tauhid Soleman didampingi Kepala Bank Indonesia, Kepala BPS Kota Ternate dan sejumlah OPD teknis yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ternate melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dan distributor.
Sidak ini dalam rangka memastikan keterjangkauan harga dan ketersedian bahan pokok, jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriah.
Wali Kota Ternate Dr M. Tauhid Soleman mengatakan, setelah menggelar High Level Meeting TPID, pihaknya bersama-sama langsung melakukan pengecekan pada dua lokasi diantaranya, pasar Bastiong dan gudang distributor Firma Agung.
Menurut Wali Kota, dari peninjauan ke lokasi itu ada beberapa masalah yang didapat, seperti di Pasar Bastiong terjadi perbedaan harga dengan di pasar Gamalama.
Perbedaan ini, kata Wali Kota, karena sebagian besar pedagang yang ada di Bastiong mengambil barang dari pasar Gamalama, sehingga harga barang di Bastiong sedikit lebih mahal dibanding dengan Gamalama.
“Sehingga kita lagi berpikir agar distribusinya bisa langsung ke Bastiong, sehingga dapat memangkas distribusi harga yang berbeda antara pasar Bastiong dan pasar Gamalama,” katanya.
Dikatakannya, pihaknya juga sudah menyampaikan ke salah satu distributor, bahwa Pemerintah menginginkan agar distributor juga dapat hadir langsung ke pasar Bastiong, sehingga harga barang di pasar tersebut dapat ditekan.
“Karena perbedaan harga ini akibat dari rantai pasokan yang panjang, ini yang harus kita selesaikan,” tukas Wali Kota.
Sementara di gudang Firma Agung, lanjut Wali Kota, setelah dilakukan pengecekan langsung ternyata harga bahan pokok masih terkendali, bahkan ada bahan pokok yang turun harga seperti terigu.
Meski begitu, rantai pasokan juga masih jauh karena pembongkaran peti kemas masih dilakukan dalam areal pelabuhan A. Yani.
Sehingga pihaknya masih memikirkan cara jika memungkinkan maka kontener pengangkut bahan pokok itu bisa langsung dibongkar di areal gudang penampung, jika itu dilakukan maka bisa memangkas harga yang biasanya dipatok di area pelabuhan A. Yani.
“Kalau untuk ketersediaan barang jelang Idul Fitri aman, bahkan harga juga stabil sejak dari Natal sampai sekarang itu stabil,” tandasnya.
(fight)