TERNATE, OT - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tengah menggenjot finalisasi postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Salah satu poin krusial yang menjadi fokus utama dalam pembahasan anggaran kali ini adalah kepastian pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly menyatakan, finalisasi APBD 2027 dilakukan dengan memperhitungkan proyeksi pendapatan daerah hingga akhir 2026, termasuk alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, sekaligus melakukan rasionalisasi untuk mendukung program prioritas visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate.
Rizal menjelaskan, Pemkot Ternate saat ini tengah mengonfirmasi secara intensif ke kementerian terkait untuk memastikan apakah alokasi TKD yang dikucurkan sudah mencakup pembiayaan seluruh PPPK—baik penuh waktu maupun paruh waktu—atau terbatas pada PPPK penuh waktu di sektor tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga pendidik (guru).
"Rancangan anggaran untuk mempersiapkan pembiayaan itu sudah kami siapkan. Untuk sementara, masih dimasukkan dalam APBD murni sambil menunggu kepastian kebijakan pemerintah pusat," ujar Rizal kepada indotimur.com, Selasa (3/11/2026) di halaman kantor Wali Kota.
Menurut Rizal, berdasarkan perhitungan sementara terhadap estimasi TKD yang akan diterima, rasio yang ada dinilai belum sepenuhnya mencukupi jika harus menanggung pembiayaan seluruh tenaga PPPK.
Oleh karena itu, Pemkot masih menunggu petunjuk teknis lanjutan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sembari mendata jumlah riil nakes dan guru yang masuk skema tersebut.
Kendati demikian, Rizal menegaskan, Pemkot Ternate telah mengantisipasi skenario terburuk jika pemerintah pusat tidak menanggung penuh alokasi anggaran pegawai tersebut.
"Kami sudah menyiapkan plan B bahwa pembiayaan itu harus tetap masuk. APBD siap untuk itu," tegasnya.
Terkait tahapan penyusunan, Bappelitbangda dan BPKD ditargetkan menyelesaikan proses penginputan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dalam satu, dua hari ke depan, sehingga gambaran utuh postur APBD 2027 dapat terlihat pada Jumat mendatang.
"Setelah gambaran postur anggarannya rampung pada Jumat, hasilnya akan langsung kami laporkan kepada Pak Wali Kota, sebelum resmi disampaikan kepada DPRD Kota Ternate pada Senin pekan depan," pungkas Rizal.
(fight)





