Home / POLRI

Profil IPTU Ekan Mukadar: Tiga Dekade Mengabdi, dari Sabhara hingga Humas Polres Ternate

30 Juli 2026
Kasihumas Polres Ternate yang baru, IPTU Ekan Mukadar (Foto:Rikho)

TERNATE, OT – IPTU Ekan Mukadar merupakan salah satu perwira Polri yang telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade di institusi Kepolisian. Kariernya dimulai sebagai anggota bintara pada pertengahan 1990-an dan diwarnai penugasan di berbagai fungsi kepolisian, mulai dari Sabhara, Provos, Propam, pengamanan pejabat daerah, hingga kini dipercaya menjabat di Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Ternate.‎

‎IPTU Ekan mengawali kariernya sebagai anggota Polri pada 1995. Penempatan pertamanya berada di Polres Ternate, yang saat itu masih berada di bawah naungan Polda Maluku, sebelum terbentuknya Polda Maluku Utara.

‎Setelah menjalani masa tugas di Polres Ternate, ia dipindahkan ke wilayah Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula (kini Kabupaten Kepulauan Sula), dan bertugas di tingkat Polsek selama kurang lebih satu tahun. Usai penugasan tersebut, ia kembali ke Polres Ternate dan dipercaya mengemban tugas di bagian Provos yang saat itu masih dikenal sebagai P3D.

‎Kariernya kemudian berlanjut di fungsi Sabhara, yang pada masa itu masih dikenal sebagai Perintis. Menurutnya, pengalaman bertugas di Sabhara menjadi salah satu masa paling berkesan selama berdinas sebagai anggota Polri.

‎"Waktu itu sistemnya berbeda dengan sekarang. Kami rutin melaksanakan patroli dan setiap laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti dengan cepat, tegas, dan terukur. Kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat," kenangnya.

‎Menurut Ekan, pada masa itu masyarakat memiliki kepercayaan tinggi terhadap Polri karena setiap laporan langsung direspons di lapangan. Ia menilai dinamika tugas kepolisian saat ini mengalami banyak penyesuaian, terutama seiring berkembangnya regulasi dan prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia.

‎Setelah bertugas di Sabhara, Ekan kembali ke fungsi Provos sebelum kemudian dipercaya menjadi Walpri (Pengawal Pribadi) Gubernur Maluku Utara sejak pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara langsung pada 2007.

‎Dia mendampingi Gubernur Maluku Utara saat itu, Thaib Armaiyn, selama hampir 10 tahun atau dua periode kepemimpinan.

‎Bagi Ekan, penugasan sebagai Walpri bukan sekadar mengawal kepala daerah, tetapi juga mengemban tanggung jawab besar sebagai anggota Polri.

‎"Sebagai Walpri kami tetap mengedepankan tugas-tugas kepolisian. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan pejabat yang dikawal, masyarakat di sekitarnya, bahkan keselamatan personel yang bertugas," ujarnya.‎

‎Setelah menyelesaikan penugasan sebagai Walpri, ia kembali ke Polres Ternate dan ditempatkan di Seksi Urusan Dalam (SIUM). Selanjutnya ia mengikuti Pendidikan Alih Golongan hingga resmi menyandang pangkat perwira pertama.

‎Sepulang dari pendidikan, ia kembali bertugas di Polres Ternate sebelum dipercaya menjabat sebagai PS Kasi Propam Polres Ternate selama sekitar dua tahun.‎

‎Kariernya kemudian berlanjut sebagai anggota di Polsek Ternate Utara, tepatnya pada Subsektor Ternate Tengah. Setelah itu, ia dimutasi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ternate, tempat ia bertugas selama hampir tiga tahun.

‎Terbaru, berdasarkan mutasi yang diterima pada 17 Juli 2026, IPTU Ekan Mukadar dipercaya mengemban amanah sebagai personel Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Ternate. Serah terima jabatan dilaksanakan pada 29 Juli 2026.

‎Dengan pengalaman bertugas di berbagai fungsi kepolisian selama lebih dari 30 tahun, IPTU Ekan berharap pengabdiannya dapat terus memberikan manfaat bagi institusi Polri dan masyarakat.

‎ "Bagi saya, di mana pun ditempatkan, yang utama adalah menjalankan amanah sebagai anggota Polri dengan penuh tanggung jawab dan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat," tutupnya.

 (ier)


Reporter: Irfansyah

BERITA TERKAIT