02 Maret 2020

Dalam Waktu Dua Tahun, SPN Sofifi Hasilkan 455 Anggota Polisi Baru

Ka SPN : Untuk Menambah Kuota, Butuh Perhatian Gubernur, Bupati dan Wali Kota di Maluku Utara

AKBP Jafar Sadik Zaenal (foto_istimewah)

TERNATE, OT - Dalam kurun waktu 2 (dua) tahun, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku Utara (Malut) di Sofifi telah menghasilkan 455 putra/putri di Maluku Utara sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kepala Sekolah Polisi Negara (Ka SPN) Polda Malut, di Sofifi, AKBP Jafar Sadik Zaenal mengatakan, pada tahun pertama, SPN Sofifi menghasilkan 250 putra/putri Maluku Utara sebagai anggota Bhayangkara.

""Sedangkan pada.tahun kedua, SPN Sofifi juga sudah hasilkan sebanyak 205 orang menjadi Polisi," kata Jafar usai upacara penutupan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun 2019-2020, di Sofifi kemarin.

Dia tidak menyebut angka pasti berapa jumlah anggota Polisi asli Maluku Utara lulusan SPN Sofifi, "namun yang jelas, selama 2 (dua) tahun ini, SPN Sofifi sudah berhasil cetak 455 orang putra/putri terbaik di Maluku Utara untuk menjadi pengayom dan pelindung masyarakat," kata Jafar kepada indotimur.com.

Dia berharap ada perhatian Kepala Daerah, baik Gubernur, Bupati maupun Wali Kota di Maluku Utara untuk menambah jumlah kuota penerimaan anggota Polisi di SPN Sofifi.

Menurutnya, untuk mrnambah kuota penerimaan calon anggota Polisi di SPN Sofifi di Maluku Utara, perlu adanya support, dorongan dan bantuan dari Gubernur, Wali Kota hingga para Bupati yang ada di Maluku Utara dengan mendorong sarana prasarana yang memadai sehingga kuota penerimaan calon anggota Polisi di SPN Sofifi bisa bertambah.

"Pada awal sebelumnya jika ada penerimaan itu Polda Malut hanya dapat mengirim siswa untuk pendidikan, sekitar 70 orang untuk dididik di Makasar atau Sulawesi Utara, namun dengan adanya SPN Sofifi ini Polda Malut sudah bisa dapat menghasilan 200 orang lebih siswa bahkan bisa bertambah apabila sarana dan prasarana SPNnya dicukupi oleh Gunernur, Wali Kota serta Bupati demi putra-putra terbaik untuk menjadi anggota Polisi di Maluku Utara," tukasnya.

Apalagi, lanjut dia, Polda Malut masih sangat membutuhkan tambahan personil, "karena tanpa bantuan tersebut kouta penerimaan tidak akan bertambah, padahal personil Polri yang dibutuhkan Polda Malut masih kurang jauh," sebutnya.

Jafar berharap, kedepan, stakeholder dan peminpin di Maluku Utara ini dapat membantu prasarana dan sarana di SPN Sofifi agar bisa meningkatan mutu dan penambahan kuota siswa terus bertambah. (ran)


Reporter: Randy Basri