Home / Berita / Politik

Hanura Halsel Siap Amankan Keputusan DPP

Iswan : Hanura Harus Jadi Pendamping
02 Oktober 2017
Iswan Hasjim Ketua DPC Hanura Kabupaten Halmahera Selatan

HALSEL OT - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Halmahera Selatan pada prinsipnya, tetap mendukung apapun keputusan DPP Partai Hanura terkait rekomendasi dukungan calon Gubernur dan wakil Gubernur dalam proses Pilkada di Malut.

Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Halsel Iswan Hasjim, Senin (2/10/2017) tadi menegaskan, DPC Hanura Halsel siap mengamankan apapun keputusan DPP Hanura soal rekomendasi calon Gubernur Malut.

Menurutnya, pihak DPP Partai Hanura akan selalu mencermati secara seksama apa yang akan diputuskan. "Siapapun yang di berikan rekomendasi, itu yang terbaik yang akan diambil oleh DPP," tandasnya.

Disinggung, rekomendasi Partai Hanura yang dikabarkan telah diberikan kepada H Burhan Abdurahman, Iswan menjelaskan, sampai saat ini, DPP Partai Hanura belum mengeluarkan rekomendasi ke siapapun. "Sampai dengan detik ini, belum ada rekomendasi yang dikeluarkan DPP Partai Hanura," tegasnya.

Ditambahkan, jika belum ada rekomendasi maka dirinya sebagai ketua DPC Partai Hanura punya sikap dan punya argumen sebelum ada keputusan. "Kami ingin tanyakan, apakah diluar kader partai Hanura yang diusung itu mampu membesarkan Partai Hanura atau tidak," tegasnya.

Tentunya, lanjut Iswan, pihaknya sebagai kaders berharap pada seseorang yang diusung itu harus mampu memenangkan pertarungan, "Jangan hanya jadi penonton dan kalah, namun harus menang," tegas Wakil Bupati Halsel itu.

Dia menegaskan, siapapun yang diberikan rekomendasi Partai Hanura, maka kader Hanura juga yang harus mendampingi sebagai wakil gubernur. "Kami Hanura harus mendampingi, kenapa tidak, ini harus menjadi nilai tawar, kenapa tidak menjadi mendampingi dari pada org lain, ini harga diri partai,"tegasnya.

Sembari bercanda, Iswan meminta pendapat, apakah seorang Iswan Hasyim tidak layak mendampingi sebagai wakil gubernur, dan jangan orang yang mendampingi yang tidak memiliki jabatan publik.
"Saran saja, dampingilah orang yang menang sebelum-sebelumnya," kelekar Iswan.(red)


Reporter: Redaksi

BERITA TERKAIT