Home / Berita / Politik
11 Juni 2019

Danny Missy Mulai Intens Bangun Koordinasi Koalisi Enam Parpol

Suasana pertemuan Danny Missy dengan pimpinan Parpol

JAILOLO, OT- Menjelang  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) pada tahun 2020 mendatang,  Bupati Halbar Danny Missy intens menjalin komunikasi lintas partai politik (Parpol).

Beberapa hari lalu Danny Missy melakukan komunikasi  politik dengan para pimpinan partai di Grand Dafam Ternate Hotel, yaitu Ketua DPC Partai Demokrat James Uang, Ketua DPD NasDem Djufri Muhamad, Ketua DPD PAN Kamaluddin Kaidati dan Ketua DPD PKS Mahdin Husen serta salah satu pengurus Partai Gerindra.

Awalnya hanya  4 (empat) Parpol yang bergabung, namun saat ini Danny telah merangkul partai lain untuk berkoalisi pada pilkada Halbar 2020 mendatang.

Partai yang sebelumnya siap berkoalisi dengan bupati Danny diantaranya, Partai Hanura, NasDem, PAN dan PKS. Selanjutnya, kemungkinan besar akan disusul dua partai yakni,   Partai Demokrat dan Partai Gerindra.

“Inti dari  pembicaraan berkoalisi ini guna bersama-sama mengusung pasangan calon Bupati dan wakil Bupati pada Pilkada Halbar tahun 2020 nanti, dan dalam waktu dekat ini Kesepakatan berkoalisi akan difinalkan,” kata Ketua Partai Nasdem Halbar Djufri Muhammad, Senin (10/6/2019).

Menurut Djufri,  koalisi ini menarik perhatian para bakal calon Bupati salah satunya petahana Danny Missy. “Pak Bupati juga mengundang pimpinan-pimpinan Partai untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan keinginannya mengendarai Parpol-parpol yang saat ini berkoalisi,” tutur Djufri.

Lanjut Kata Djufri, adapun hasil kesepatakan dalam pertemuan tersebut antara lain, seluruh partai siap bekerjasama dan siap mengusung Danny Missy selaku calon Bupati dengan tetap melalui mekanisme internal partai masing-masing.

Bupati Danny Missy harus berkomitmen untuk menyelesaikan beberapa persoalan daerah yang belum diselesaikan, baik soal Infrastruktur, reformasi birokrasi maupun soal keuangan daerah. Selain itu, untuk posisi calon wakil bupati seluruh pimpinan partai menyerahkan kepada Calon Bupati dengan syarat tidak bisa dari unsur Partai Politik (Politisi).

Lanjutnya, pembicara tahapan selanjutnya berkaitan administrasi kesepakatan koalisi akan dilaksanakan setelah pertemuan lanjutan pimpinan partai.(red)


Reporter: Eliyas Mahruf