SEKADAU, OT - Musim kemarau panjang menyebabkan Kabupaten Sekadau diselimuti jerebu sejak beberapa hari terakhir. Langit yang semula cerah kini tampak putih kelabu, terutama di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir, Belitang, dan Nanga Taman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Sekadau mencatat peningkatan titik panas di area lahan dan hutan. Kondisi tanah yang kering dan angin membuat potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin tinggi.
Warga mengeluhkan jarak pandang yang menurun saat berkendara di jalan lintas Sekadau - Sanggau. Bau asap juga mulai tercium sejak pagi hari.
“Kalau siang jerebunya tebal. Anak sekolah juga pulang bawa masker semua,” ujar Heni Safitri warga Sekadau Hilir.
Beberapa sekolah sudah diliburkan. Pihak sekolah juga mengimbau siswa membawa masker dan memperpendek aktivitas luar ruangan saat upacara.
Pemerintah Kabupaten Sekadau bersama TNI, Polri, dan Manggala Agni meningkatkan patroli ke desa-desa rawan karhutla. Sosialisasi larangan membakar lahan juga terus digencarkan.
(red)




























