Home / Nusantara

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Maluku Utara hingga 26 Agustus

24 Agustus 2026

TERNATE, OT - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah perairan Maluku Utara. Peringatan ini berlaku mulai 23 hingga 26 Agustus 2026.

Prakirawan BMKG Ternate, Justia P. D. Galensong, menjelaskan, kondisi ini dipicu oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara ekuator yang bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 6–25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di sejumlah titik strategis, termasuk Laut Maluku dan Samudera Pasifik Utara Maluku.

"Rata-rata tinggi gelombang di perairan Maluku Utara diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter," ungkap Justia dalam keterangan resminya.

Berikut adalah daftar wilayah perairan Maluku Utara yang berpeluang diterjang gelombang tinggi : 

Sektor Utara & Barat : Perairan Tenggara, Timur Laut, dan Barat Laut Morotai, Kepulauan Loloda, Kepulauan Batang Dua, Halmahera Barat, perairan Ternate, serta Barat Kayoa dan Barat Bacan.

Sektor Selatan & Timur : Perairan Barat Daya dan Barat Laut Obi, Timur Kepulauan Halmahera, Teluk Weda, perairan Gebe, Tenggara Obi, Utara Mangoli, Timur Sanana, hingga perairan Selatan Taliabu.

Kondisi cuaca buruk ini memicu risiko tinggi terhadap keselamatan aktivitas pelayaran. Perahu nelayan dinilai rentan bahaya jika kecepatan angin melebihi 15 knot dengan gelombang 1,25 meter, sementara kapal tongkang berisiko pada kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.

BMKG mengimbau para nakhoda, motoris, nelayan, serta pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan. Apabila kondisi laut tidak memungkinkan, penyeberangan diimbau untuk ditangguhkan. Perusahaan pelayaran dan masyarakat juga diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi dari BMKG sebelum berlayar.

 (fight)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT