Home / Berita / Nasional

STIMI Ternate Minta Kerja Sama Untuk Selamatkan Pulau Pagama

23 Februari 2021
Dr. Sahlan Norau

TERNATE, OT - Sekolah Tinggi Ilmu Maritim Indonesia (STIMI) Kota Ternate Maluku Utara menyebut untuk menyelamatkan pulau Pagama di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) butuh kerja sama stekholder.

Wakil Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Maritim Indonesia Ternate, Dr. Sahlan Norau dalam keterangan yang diterima redaksi indotimur.com, menilai abrasi pada pulau Pagama terjadi karena pemanasan global sehingga menyebabkan kenaikan paras muka air laut yang semakin meningkat setiap tahun.

Dia menyebut, kondisi pulau ini harus segera diseriusi oleh semua pihak, sebab keberadaan pulau ini menjadi sangat penting karena salah satu pulau yang juga masuk dalam wilayah Kawasan Konservasi Perairan (KKP) kabupaten kepulauan Sula yang ditetapkan oleh Kementerian Kelautan Perikanan Republik Indonesia di tahun 2020.

Berita Terkait : Terancam Hilang, Malik Silia Serukan Selamatkan Pulau Pagama

Sebagai salah satu pulau kecil di anara pulau-pulau kecil lainnya di kabupaten kepulauan Sula, pulau Pagama membutuh perhatian dari semua pihak terutama pemerintah daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kepulauan Sula dan instansi terkait lainnya.

Dr. Sahlan, optimis, pulau Pagama masih bisa terselamatkan asalkan ada keinginan dan kemauan dari pemerintah daerah dan stakeholder lainnya yang ada di daerah. 

"Karena beberapa waktu lalu saya sudah berkoordinasi dengan teman-teman yang bergabung di grup nelayan Kementerian Kelautan Perikanan untuk membantu menyelamatkan pulau Pagama dan ada respon baik dan bahkan mereka menyarankan untuk berkoordinasi dengan bagian toponim dan penataan ruang bawah laut untuk tindakan penyelamatan," tukasnya.

Dia menambahkan, butuh koordinasi dan komunikasi untuk menyelamatkan pulau Pagama, "pulau Pagama masih bisa diselamtkan dan ini butuh perhatian dari kita semua," pungkasnya. (ran)


Reporter: Randy Basri
Editor: Ibenk