Home / Berita / Nasional
03 Desember 2019

Seorang TKI Asal Ternate Dikabarkan Meninggal di Afrika Selatan

Ibu dan ayah Arifqi Maulana Ramli, saat menunjukan foto korban

TERNATE, OT - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut) atas nama Arifqi Maulana Ramli (19) alias Iki dikabarkan meninggal di Somalia, Afrika Selatan pada Minggu, (01/12/2019) kemarin.

Iki direkrut oleh PT. Lakemba Perkasa Bahari Tegal Jawa Tengah melalui agen kapal atau Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS), Rismon Latif pada Agustus 2018 silam.

Kabar duka ini diketahui orangtuanya pada Senin, (2/12/2019) yang disampaikan langsung oleh pihak PT. Lakemba. Dimana, Arifki yang merupakan anak ketiga dari pasangan Ramli Naser dan Salma M. Arif warga kelurahan Rua, kecamatan Pulau Ternate, meninggal saat berlayar dengan Kapal Zhang Yuan Yu 22 yang diduga karena sesak napas.

Ibunda Arifqi, Salma M. Arif kepada wartawan mengaku, ketika mendapat kabar ini dirinya syok dan tak percaya bahwa anaknya meninggal.

Saya berpikir bahwa PT. Lakemba ingin memberitahukan soal gaji anak saya, seperti biasanya namun kali ini ternyata memberitahu kalau anak saya meninggal saat berlayar dengan Kapal Zhang Yuan Yu 22,” ujar Salma pada wartawan, Selasa (3/12/2019) siang tadi.

Kata Salma, pihak perusahaan menceritakan bahwa anaknya Iki meninggal karena diduga sesak napas. Selain itu, mereka juga menjelaskan bahwa saat itu rekan-rekan kerjanya sudah berusaha memberikan pertolongan pertama, namun usah mereka sia-sia.

"Padahal selaku orang tua kandung, anak saya Iki tidak pernah memiliki riwayat penyakit sama sekali, anak saya iki sehat,” jelasnya.

Sementara Pengawas Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Maluku Utara, Munawir A. Sangaji saat dikonfirmasi menyampaikan, pihaknya telah mendapatkan informasi soal TKI asal Kota Ternate yang berdomisili di kelurahan Rua, kecamatan Pulau Ternate diinformasikan meninggal di Afrika Selatan.

Namun, informasi profil maupun dokumen korban tidak ada sama sekali tercantum di Disnaker sebagai TKI, bahkan dari pihak sponsor yang telah merekrutnya. Tapi Disnaker tetap monitoring perkembangan tentang kematian Iki sampai jenazahnya tiba di kampung halaman.

“Kami akan selalu koordinasi dengan pihak PT. Lakemba sebagaimana yang diberithukan telah menerima dan memberi pekerjaan terhadap Iki,” pungkasnya.(ier)


Reporter: Irfansyah Tawainella