TERNATE, OT – Ribuan warga Ternate, Sabtu (30/9/2017) malam, memadati Markas Kodim 1501/Ternate di jalan Pahlawan Revolusi Kelurahan Muhajirin Kecamatan Ternate Tengah, kota Ternate Provinsi Maluku Utara (Malut)
Kedatangan ribuan warga Ternate dari berbagai lapisan maayarakat itu, untuk bersama-sama, jajaran Kodim 1501/Ternate, menyaksikan pemutaran film sejarah Gerakan 30 September atau lebih dikenal dengan sebutan G 30 S/PKI.
Sejumlah warga yang ditemui indotimur.news di depan Makodim mengaku penasaran dengan film yang diproduksi pada tahun 1984 itu.
“Penasaran saja, soalnya film ini sedang viral di medsos, jadi ingin melihat apa itu G 30 S/PKI,” ujar Amat pelajar kelas II salah satu SMA fovorit di kota Ternate.
Amat mengaku belum pernah melihat film yang disutradarai oleh Arifin C Noor itu, “belum pernah nonton,” ujar Amat singkat.
Sementara itu, M Gazali salah seorang warga Kelurahan Makassar Barat saat ditemui indotimur.news, mengaku sudah pernah melihat film ini hampir dua dekade lalu, “kalau dulu, film ini wajib, bahkan saat menonton kita juga sambil mencatat nama-nama Pahlawan Revolusi yang gugur saat tragedi G 30 S/PKI,” ujar Gazali.
Dia bersyukur, saat ini, pihak TNI kembali memutar film sejarah G 30 S/PKI, meski banyak kontaversi terkait pemutaran film ini. “Harusnya, film ini tetap diputar, agar generasi muda kita mengatahui sejarah, sehingga tidak mudah disusupi paham-paham komunis,” tandas Gazali, sembari mengatakan, paham komunis di Indonesia sudah dilarang.(thy)









