TERNATE, OT- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), kembali menjanjikan masyarakat Maluku Utara (Malut), untuk membangun infrastruktur pendukung dibidang transportasi.
Dua tahun lalu, tepatnya di tahun 2015, orang nomor satu di republik ini berkunjung ke Malut dan menjanjanjikan anggaran kurang lebih Rp3 Triliun untuk pembangunan infrastruktur diantaranya, pembangunan Kota Baru Sofifi, pembangunan masjid raya Sofifi dan pembangunan jembatan Ahmad Yani Ternate.
Namun, janji tersebut sampai sekarang belum ada realisasi. Tapi Jokowi kembali berjanji akan membangun dua bandara di Halmahera. Hal ini disampaikan presiden pada awak media, Senin (8/5/2017) malam tadi usai penyerahan sertifikat di Ternate.
Kata Jokowi, berkaitan dengan pembangunan di Maluku Utara, rencana akan di bangun dua bandara penyangga terletak di Halmahera.
"Kaitan bandara akan dibangun 2 bandara di Halmahera. Jadi Pemprov sendiri menyediakan lahan. Kalau lahan sudah ada maka dalam jangka waktu dua tahun bandara telah selesai,"ujar Jokowi.
Ia menjelaskan, Bandara Sultan Babullah yang ada, sering terjadi erupsi gunung Gamalama, sehingga selaku presiden juga rencana membangun bandara di Halmahera. "Jila lahan sudah ada maka jangka waktu 2 tahun telah selesai,"jelas Jokowi," katanya.
Sementara wartawan menanyakan soal janji presiden untuk pembangunan Kota Baru Sofifi dan infrastruktur lainnya senilai Rp3 triliun tidak direspon.
(red)